histats

WHO serukan dukungan mendesak bagi sistem kesehatan di negara-negara terdampak konflik Timur Tengah

WHO serukan dukungan mendesak bagi sistem kesehatan di negara-negara terdampak konflik Timur Tengah

Setapak Langkah – 04 April 2026 | Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, pada Jumat (3 April) menekankan perlunya bantuan internasional yang segera untuk memperkuat sistem kesehatan di negara‑negara Timur Tengah yang dilanda konflik bersenjata. Ia menyatakan bahwa layanan medis di wilayah‑wilayah tersebut berada di ambang kegagalan total, mengancam jutaan nyawa yang bergantung pada perawatan dasar.

Konflik yang berlangsung di Suriah, Yaman, Libya, Palestina, dan Irak telah merusak infrastruktur rumah sakit, menghentikan pasokan obat‑obatan, serta menurunkan jumlah tenaga kesehatan yang tersedia. Menurut data WHO, lebih dari 70% fasilitas kesehatan di Yaman tidak berfungsi secara penuh, sementara di Suriah hampir setengahnya berada di luar operasi karena serangan.

Untuk mengatasi krisis ini, Tedros mengidentifikasi tiga prioritas utama:

  • Penyediaan obat dan perlengkapan medis kritis termasuk antibiotik, vaksin, dan peralatan pernapasan.
  • Rehabilitasi fasilitas kesehatan yang rusak melalui pembangunan kembali, perlindungan terhadap serangan, dan pemulihan jaringan listrik serta air bersih.
  • Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan, dukungan psikologis, serta program insentif untuk mempertahankan staf medis di zona konflik.

WHO juga menyerukan peningkatan dana dari donor bilateral dan multilateral. Pada 2023, total bantuan kesehatan yang diterima wilayah‑wilayah konflik tersebut hanya mencapai 12% dari kebutuhan yang diproyeksikan, menandakan kesenjangan pembiayaan yang signifikan.

Negara Fasilitas yang beroperasi (%) Kebutuhan dana tambahan (USD)
Yaman 30% 2,5 miliar
Suriah 45% 3,1 miliar
Palestina 55% 1,8 miliar
Libya 50% 1,2 miliar
Irak 60% 1,0 miliar

Selain dana, WHO menekankan pentingnya akses aman bagi organisasi kemanusiaan. Serangan terhadap ambulans dan rumah sakit harus dihentikan, dan semua pihak konflik diminta menghormati prinsip perlindungan kesehatan yang diatur dalam Konvensi Jenewa.

Jika dukungan tidak segera diberikan, risiko kematian akibat penyakit yang dapat dicegah, kekurangan gizi, dan komplikasi kehamilan diproyeksikan akan meningkat secara dramatis. Tedros menutup pernyataannya dengan mengajak komunitas internasional untuk “bertindak sekarang” demi menjaga hak dasar setiap individu atas layanan kesehatan yang layak.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *