Setapak Langkah – 04 April 2026 | Setiap akhir pekan, terutama saat ada libur panjang, Taman Margasatwa Ragunan (TMR) menjadi magnet bagi keluarga, pelajar, dan pecinta satwa. Pada Sabtu, 4 April 2026, jumlah pengunjung meningkat drastis sehingga mengakibatkan kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan.
Kepadatan ini terasa mulai pagi hari, ketika kendaraan pribadi, bus pariwisata, dan taksi berbondong‑bondong menuju pintu masuk utama. Jalur utama seperti Jalan Ragunan, Jalan Cempaka Putih, dan Jalan Bambu Kuning melaporkan kondisi sangat padat hingga sore hari.
| Waktu | Kondisi Lalu Lintas |
|---|---|
| 07.00‑09.00 | Sangat Padat |
| 09.00‑12.00 | Padat |
| 12.00‑15.00 | Sedang |
| 15.00‑18.00 | Padat |
Beberapa faktor memperparah situasi, antara lain:
- Lonjakan pengunjung yang tidak terduga karena libur panjang.
- Kurangnya fasilitas parkir tambahan di area sekitar.
- Penggunaan satu pintu masuk utama sebagai titik keluar‑masuk utama.
Untuk mengurangi waktu tempuh dan menghindari kemacetan, pihak pengelola TMR serta Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyarankan alternatif berikut:
- Gunakan pintu masuk sekunder di Jalan Bambu Kuning.
- Manfaatkan transportasi umum, seperti TransJakarta koridor 1 dan layanan bus kota.
- Parkir di area parkir Timur (Jalan Cempaka Putih) dan berjalan kaki ke gerbang utama.
- Datang lebih awal, sebelum pukul 07.00, atau pilih hari kerja jika memungkinkan.
Pengunjung juga diingatkan untuk tetap mematuhi protokol keselamatan, termasuk tidak meninggalkan sampah sembarangan dan menjaga jarak dengan satwa. Dengan perencanaan yang tepat, pengalaman berkunjung ke Ragunan dapat tetap menyenangkan meski kondisi lalu lintas padat.