Setapak Langkah – 04 April 2026 | Pada 29 dan 30 Maret 2024, pos-pos Pasukan Perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon mengalami serangan bersenjata yang menimbulkan kerusakan dan mengancam keselamatan personel, termasuk anggota Kontingen Indonesia. Menanggapi insiden tersebut, Panglapan TNI, Jenderal TNI (Purn) Agus Subiyanto, mengadakan video call langsung dengan para prajurit Indonesia yang ditempatkan di zona operasi.
Dalam panggilan itu, Jenderal Subiyanto menyampaikan rasa kepedulian serta apresiasi atas dedikasi prajurit yang terus menjalankan tugas di tengah situasi berisiko. Ia menegaskan pentingnya menjaga semangat juang serta protokol keselamatan yang telah ditetapkan.
- Semangat tetap tinggi: Prajurit diminta untuk tidak menyerah pada tekanan dan terus menegakkan nilai-nilai profesionalisme.
- Prioritas keselamatan: Semua anggota diingatkan untuk selalu mematuhi prosedur keamanan, baik dalam patroli maupun di kamp.
- Koordinasi dengan mitra: Kerja sama dengan pasukan multinasional UNIFIL harus dipertahankan demi stabilitas wilayah.
- Dukungan moral: Keluarga, pemerintah, dan rakyat Indonesia tetap memberikan dukungan penuh kepada mereka yang berada di garis depan.
Jenderal Subiyanto juga menegaskan komitmen TNI untuk terus memantau situasi di Lebanon, menyediakan logistik yang diperlukan, serta memastikan bahwa hak-hak dan kesejahteraan prajurit Indonesia tetap terjaga. Ia menutup pembicaraan dengan harapan agar setiap anggota Kontingen Indonesia dapat kembali ke tanah air dengan selamat setelah menyelesaikan tugasnya.