Setapak Langkah – 09 Juni 2026 | Omar Artan, seorang wasit asal Somalia yang telah ditunjuk sebagai salah satu ofisial pertandingan resmi Piala Dunia 2026, mengalami penolakan masuk ke Amerika Serikat pada minggu lalu. Kejadian ini menimbulkan sorotan luas mengingat kompetisi akan digelar di tiga negara Amerika Utara: Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
FIFA menyatakan bahwa penunjukan Omar Artan telah melalui proses seleksi ketat, termasuk pemeriksaan latar belakang yang melibatkan otoritas internasional. Organisasi tersebut menegaskan komitmennya untuk memastikan kehadiran semua ofisial yang telah terdaftar demi kelancaran turnamen.
- FIFA: Menyatakan penunjukan Omar sah dan meminta klarifikasi dari otoritas Amerika Serikat.
- USSF: Menyampaikan bahwa mereka akan mengajukan banding dan berkoordinasi dengan Departemen Keamanan Dalam Negeri.
- Komunitas Sepak Bola Somalia: Mengecam keputusan tersebut sebagai diskriminatif dan memohon dukungan internasional.
Kasus ini mengingatkan pada beberapa insiden serupa di masa lalu, di mana ofisial atau atlet internasional menghadapi penolakan visa karena alasan keamanan atau kebijakan imigrasi yang ketat. Jika banding tidak berhasil, Omar Artan mungkin harus digantikan oleh wasit lain, yang dapat mempengaruhi representasi Somalia di panggung sepak bola dunia.
Para pengamat berpendapat bahwa selain dampak langsung pada partisipasi Omar, kejadian ini dapat menimbulkan preseden bagi proses visa selanjutnya, terutama bagi ofisial dari negara dengan tingkat risiko keamanan yang dipertanyakan.
FIFA berjanji akan terus memantau situasi dan memastikan semua pertandingan Piala Dunia 2026 dapat dijalankan dengan standar profesionalisme tertinggi.