Setapak Langkah – 23 April 2026 | Paolo Zampolli, Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Kemitraan Global, mengemukakan usulan agar tim nasional Italia mengambil alih slot yang semula dialokasikan untuk Iran dalam turnamen Piala Dunia yang akan datang.
Usulan tersebut muncul setelah federasi sepak bola Iran mengalami sanksi akibat dugaan pelanggaran kebijakan internasional yang mempengaruhi partisipasi mereka di kompetisi global. Zampolli menyatakan bahwa penggantian ini tidak hanya menjaga integritas turnamen, tetapi juga membuka peluang komersial baru bagi penyelenggara.
Beberapa poin utama yang diutarakan dalam pernyataannya antara lain:
- Italia memiliki infrastruktur stadion yang memenuhi standar FIFA dan basis pendukung yang besar di Eropa.
- Penggantian Iran dengan Italia dapat meningkatkan penjualan tiket dan hak siar di pasar Barat.
- Langkah ini sejalan dengan upaya diplomasi olahraga yang sering dipakai Amerika Serikat untuk memperkuat aliansi strategis.
Reaksi dari dunia sepak bola beragam. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menyatakan kesiapan logistik, sementara FIFA masih harus meninjau secara resmi usulan tersebut sesuai prosedur regulasi.
Di sisi lain, kalangan politik Indonesia menyoroti implikasi geopolitik dari keputusan semacam ini, mengingat hubungan historis antara Indonesia dan Iran dalam bidang olahraga dan budaya.
Jika usulan ini disetujui, jadwal pertandingan grup akan mengalami penyesuaian, termasuk penempatan Italia pada grup yang sebelumnya diperuntukkan bagi Iran. Hal ini dapat mempengaruhi strategi tim-tim lain yang telah mempersiapkan taktik melawan lawan asal Timur Tengah.
Secara keseluruhan, usulan Paolo Zampolli menimbulkan perdebatan tentang peran politik dalam keputusan teknis olahraga internasional, sekaligus membuka peluang komersial baru bagi pihak-pihak terkait.