Setapak Langkah – 24 Mei 2026 | Oleksandr Usyk, pemegang tiga sabuk juara dunia kelas berat (WBC, WBA, dan IBF), berhasil mempertahankan gelarnya setelah meraih kemenangan technical knockout (TKO) melawan Anthony Verhoeven pada Sabtu malam di (lokasi arena). Pertarungan yang dijadwalkan berlangsung selama 12 ronde berakhir pada ronde ketujuh setelah wasit menghentikan laga karena Verhoeven tidak dapat melanjutkan.
Sejak awal, Usyk menunjukkan taktik menekan dengan kombinasi jab yang tajam dan serangan ke dalam (inside fighting). Verhoeven, yang dikenal dengan kekuatan pukulan berat, berusaha menanggapi dengan serangan kuat, namun mengalami kesulitan menembus pertahanan Usyk yang bergerak cepat. Pada ronde ke‑5, Usyk melancarkan serangkaian pukulan ke badan yang membuat Verhoeven terlihat terengah‑engah.
Kontroversi muncul ketika wasit memutuskan untuk menghentikan pertarungan pada ronde ke‑7 setelah Verhoeven menerima pukulan ke kepala yang menyebabkan ia terjatuh. Banyak pengamat menilai bahwa Verhoeven masih dalam kondisi untuk melanjutkan, sementara pihak usai menilai bahwa keputusan tersebut tepat untuk melindungi kesehatan petinju.
Berikut ringkasan statistik utama pertarungan:
| Statistik | Usyk | Verhoeven |
|---|---|---|
| Pukulan Terdengar | 237 | 191 |
| Pukulan Akurat | 158 (67%) | 112 (59%) |
| Knockdown | 0 | 1 |
Reaksi publik terbagi. Sebagian besar penggemar mengapresiasi dominasi Usyk dan menilai keputusan wasit wajar, sementara pendukung Verhoeven mengkritik keputusan tersebut sebagai terlalu cepat. Kedua pelatih menegaskan bahwa mereka akan mengevaluasi kembali strategi masing‑masing untuk pertemuan selanjutnya.
Kemenangan ini menegaskan posisi Usyk sebagai penguasa kelas berat sekaligus menambah catatan pertahanan gelar yang mengesankan. Sementara itu, Verhoeven diperkirakan akan kembali ke kandang latihan untuk memulihkan diri dan menyiapkan tantangan berikutnya.