Setapak Langkah – 03 Juli 2026 | Universitas Indonesia (UI) memberikan klarifikasi resmi terkait unggahan yang diposting oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi tentang homoseksualitas. Dalam pernyataan tersebut, UI menegaskan bahwa materi yang dibagikan bersifat rujukan ilmiah, bukan upaya kampanye gaya hidup.
Unggahan BEM Psikologi memuat ringkasan beberapa studi psikologis yang membahas orientasi seksual, termasuk faktor biologis, psikososial, dan dinamika perkembangan individu. Penulis unggahan menekankan pentingnya pemahaman berbasis data ilmiah untuk menghindari stigma dan diskriminasi.
UI menolak interpretasi publik yang menyebutkan bahwa postingan tersebut merupakan promosi atau dukungan terhadap gaya hidup homoseksual. Pihak universitas menjelaskan bahwa:
- Materi diambil dari jurnal peer‑review terkemuka dan tidak mengandung ajakan atau propaganda.
- Tujuan utama adalah edukasi akademik bagi mahasiswa dan civitas akademika.
- Universitas tetap menjaga netralitas nilai, menghormati kebebasan akademik, sekaligus menghormati nilai budaya dan agama yang beragam.
Reaksi dari kalangan mahasiswa dan publik terbagi. Sebagian menyambut upaya edukatif tersebut sebagai langkah progresif dalam menurunkan diskriminasi, sementara yang lain mengkhawatirkan potensi penyebaran nilai yang dianggap bertentangan dengan norma sosial. UI menegaskan bahwa setiap diskusi harus berlandaskan pada fakta ilmiah dan dialog yang konstruktif.
Selain itu, UI mengingatkan bahwa kebijakan internal tidak melarang diskusi tentang orientasi seksual asalkan dilakukan secara akademis dan tidak melanggar kode etik kampus. Pihak rektorat juga menambahkan bahwa universitas akan terus memantau konten akademik yang dipublikasikan oleh organisasi mahasiswa untuk memastikan kesesuaian dengan standar ilmiah.
Dengan klarifikasi ini, UI berharap dapat meredam kesalahpahaman dan menegakkan prinsip kebebasan akademik sekaligus menjaga keberagaman nilai di lingkungan kampus.