Setapak Langkah – 24 Agustus 2026 | Anugerah Kusala Sastra Khatulistiwa (KSK) 2026 kembali mengukir sejarah dengan menobatkan tiga karya novel sebagai buku terbaik tahun ini. Penghargaan bergengsi ini diselenggarakan oleh Dewan Sastra Nasional dan menyoroti kualitas serta kontribusi karya fiksi terhadap khazanah budaya Indonesia.
Seleksi dilakukan oleh juri independen yang terdiri atas kritikus sastra, akademisi, dan penulis ternama. Dari ratusan judul yang masuk, hanya tiga yang berhasil menembus tahap final berkat keunikan alur, kedalaman karakter, serta relevansi temanya dengan dinamika sosial kontemporer.
| Buku | Penulis | Genre | Ringkasan |
|---|---|---|---|
| Ikhtiar yang Tak Benar‑Benar | Nukila | Novel | Mengisahkan perjuangan seorang perempuan desa dalam menghadapi birokrasi korup dan menegakkan keadilan pribadi, dengan gaya naratif yang memadukan realisme dan satire. |
| Langit Merah | Dedi Suryadi | Novel | Berlatarkan konflik agraria di wilayah Jawa Barat, cerita ini menelusuri dampak industrialisasi terhadap petani serta harapan akan perubahan melalui solidaritas komunitas. |
| Matahari di Balik Awan | Siti Rahma | Novel | Novel ini mengeksplorasi perjalanan emosional seorang guru di daerah terpencil yang mencari makna kebahagiaan di tengah keterbatasan, dengan sentuhan spiritual yang kuat. |
Ketiga pemenang ini tidak hanya memperoleh trofi dan hadiah uang tunai, tetapi juga mendapat kesempatan untuk diterbitkan kembali dalam edisi khusus KSK serta diundang untuk berpartisipasi dalam festival literasi internasional. Penghargaan ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi publik terhadap karya sastra lokal dan memotivasi penulis muda untuk terus berkarya.