Setapak Langkah – 12 Juni 2026 | Beberapa saksi mata dan pengguna media sosial melaporkan bahwa sebuah kendaraan sport utility vehicle (SUV) berlabel Chery J6 REEV tampak melakukan uji jalan di wilayah Bekasi pada pekan ini. Kendaraan tersebut terlihat berkeliling di area pabrik maupun jalur perkotaan dengan kecepatan yang bervariasi, menandakan tahap pengujian pra‑produksi.
Chery, produsen mobil asal Tiongkok, telah mengumumkan rencana peluncuran varian REEV (Range‑Extended Electric Vehicle) yang menggabungkan motor listrik dengan mesin pembakaran internal sebagai generator tambahan. Model J6 REEV diproyeksikan menjadi SUV berukuran menengah dengan kapasitas baterai sekitar 60 kWh dan jangkauan listrik murni hingga 350 km, serta kemampuan menempuh total lebih dari 700 km bila mesin generator diaktifkan.
- Desain eksterior: Garis bodi yang modern dengan lampu LED tipis, gril depan berlogo Chery, serta pelek alloy 20 inci.
- Interior: Layar sentuh berukuran 12 inci, sistem infotainment berbasis Android Auto, serta ruang kabin yang dapat menampung lima penumpang.
- Powertrain: Motor listrik 150 kW dipadukan dengan mesin bensin 1,5 L sebagai range‑extender, menghasilkan total tenaga sekitar 200 hp.
Keberadaan kendaraan tersebut di Bekasi menimbulkan spekulasi bahwa pabrik perakitan Chery yang baru dibangun di kawasan Kawasan Industri Jababeka sedang menjadi lokasi utama untuk uji coba produksi massal. Pemerintah daerah setempat mengonfirmasi bahwa tidak ada izin khusus yang diberikan untuk uji jalan publik, sehingga aktivitas tersebut masih berada dalam zona pengujian internal.
Dampak kehadiran Chery J6 REEV di pasar Indonesia cukup signifikan. Jika berhasil, SUV listrik‑hibrida ini dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan namun tetap mengandalkan fleksibilitas jarak jauh. Persaingan dengan model serupa seperti Toyota RAV4 Hybrid atau Hyundai Tucson Hybrid diperkirakan akan semakin ketat, terutama pada segmen menengah‑atas yang mengalami pertumbuhan penjualan tahunan sekitar 12 %.
Para analis industri memperkirakan peluncuran resmi Chery J6 REEV dapat terjadi pada akhir tahun 2026, menyusul serangkaian uji jalan tambahan dan sertifikasi keselamatan. Jika jadwal tersebut terpenuhi, harga eceran diprediksi berada pada kisaran 600‑650 juta rupiah, menempatkannya pada posisi kompetitif di pasar SUV hybrid Indonesia.
Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari Chery Indonesia mengenai hasil uji jalan di Bekasi maupun rencana penjualan. Namun, antusiasme publik yang muncul di media sosial menunjukkan adanya minat tinggi terhadap produk baru ini, sekaligus menambah dinamika persaingan otomotif nasional yang semakin mengarah pada elektrifikasi.