Setapak Langkah – 22 Mei 2026 | Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pendirian PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Menurutnya, pembentukan perusahaan tersebut dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan transparansi dalam perdagangan sumber daya alam, khususnya sektor perikanan.
Susi menekankan bahwa DSI diharapkan menjadi platform yang memfasilitasi pelaporan yang akurat, pemantauan alur barang, serta verifikasi kepatuhan regulasi. “Transparansi bukan sekadar slogan, melainkan fondasi bagi investasi yang berkelanjutan dan perlindungan terhadap sumber daya laut,” ujarnya dalam wawancara dengan Antara.
Beberapa manfaat yang diharapkan dari DSI antara lain:
- Pengumpulan data real‑time tentang produksi, ekspor, dan impor komoditas perikanan.
- Penyediaan informasi yang dapat diakses oleh pelaku usaha, regulator, dan publik.
- Peningkatan akurasi dalam perhitungan pajak dan royalti.
- Pengurangan praktik illegal, unreported, and unregulated (IUU) fishing.
DSI akan beroperasi sebagai entitas swasta dengan dukungan pemerintah, sehingga diharapkan dapat menjembatani kebutuhan transparansi tanpa mengurangi kemandirian operasional. Susi menilai kolaborasi antara sektor publik dan swasta ini penting untuk menciptakan ekosistem perdagangan yang adil dan dapat diprediksi.
Pengamat ekonomi menilai bahwa inisiatif ini dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global, khususnya pada produk perikanan yang menjadi salah satu komoditas ekspor utama. Dengan data yang lebih terbuka, para investor dapat membuat keputusan yang lebih tepat, sementara pemerintah dapat menegakkan kebijakan dengan dasar bukti yang kuat.
Ke depan, Susi berharap DSI dapat memperluas layanan tidak hanya pada perikanan, tetapi juga pada sektor sumber daya alam lainnya, sehingga transparansi menjadi standar bagi seluruh industri di Indonesia.