Setapak Langkah – 01 Juli 2026 | Survei terbaru yang dirilis oleh lembaga statistik Singapura menunjukkan tren positif dalam pendapatan rumah tangga serta tingkat pendidikan warga negara selama lima tahun terakhir. Data tersebut menandakan peningkatan kesejahteraan ekonomi sekaligus kemajuan sosial di negara kota tersebut.
Peningkatan Pendapatan Rumah Tangga
Rata‑rata pendapatan rumah tangga nominal naik dari SGD 9.200 pada tahun 2018 menjadi sekitar SGD 11.400 pada tahun 2023, mencerminkan kenaikan sebesar 24 persen. Kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan sektor teknologi, jasa keuangan, dan industri kreatif.
Tingkat Pendidikan yang Lebih Tinggi
Persentase penduduk berusia 25‑64 tahun yang memiliki gelar sarjana atau lebih tinggi meningkat dari 38 % pada 2018 menjadi 45 % pada 2023. Peningkatan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang memperkuat program beasiswa dan pelatihan vokasi.
Keterkaitan Antara Pendapatan dan Pendidikan
Data menunjukkan korelasi kuat antara tingkat pendidikan dan pendapatan rumah tangga. Rumah tangga yang kepala keluarganya memiliki gelar sarjana rata‑rata memperoleh pendapatan 30 % lebih tinggi dibandingkan rumah tangga dengan pendidikan menengah.
| Tahun | Rata‑rata Pendapatan (SGD) | Persentase Lulusan Sarjana (%) |
|---|---|---|
| 2018 | 9.200 | 38 |
| 2020 | 10.100 | 41 |
| 2023 | 11.400 | 45 |
Selain faktor ekonomi, peningkatan akses pendidikan juga memperkuat peluang kepemilikan rumah. Survei mencatat bahwa proporsi rumah tangga yang memiliki rumah sendiri meningkat dari 68 % menjadi 73 % dalam periode yang sama.
Para pakar menilai bahwa kebijakan investasi dalam pendidikan dan infrastruktur perumahan menjadi pendorong utama perubahan positif ini. Namun, mereka juga mengingatkan perlunya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keterjangkauan biaya hidup, terutama bagi kelompok berpendapatan menengah ke bawah.