Setapak Langkah – 11 Agustus 2026 | PT Semen Indonesia (SIG), perusahaan BUMN yang bergerak di bidang semen dan bahan bangunan, mengumumkan langkah strategis untuk meningkatkan produksi serta memperluas jaringan distribusi di provinsi Aceh. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap pertumbuhan permintaan bahan bangunan di wilayah tersebut, khususnya untuk proyek infrastruktur dan pembangunan rumah tinggal.
Beberapa inisiatif utama yang dijalankan SIG antara lain:
- Meningkatkan kapasitas produksi di pabrik utama dengan menambah lini produksi baru yang mampu menghasilkan 2 juta ton semen per tahun.
- Mendirikan depot penyimpanan semen di Banda Aceh, Langsa, dan Lhokseumawe untuk mempersingkat waktu pengiriman ke konsumen.
- Mengoptimalkan jaringan logistik dengan menambah armada truk berpendingin dan mengadopsi sistem manajemen rantai pasok berbasis digital.
- Bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan bahan baku lokal serta mempermudah prosedur distribusi.
- Melakukan program pelatihan bagi distributor dan retailer lokal guna meningkatkan layanan pelanggan dan pengetahuan produk.
Dengan inisiatif tersebut, SIG menargetkan peningkatan ketersediaan semen di seluruh Aceh sebesar 30% pada akhir tahun 2024. Penambahan kapasitas produksi diperkirakan akan mengurangi ketergantungan pada impor semen, sekaligus menurunkan biaya logistik bagi para pelaku konstruksi.
Manajer Operasional SIG, Budi Santoso, menyatakan bahwa strategi ini tidak hanya akan memperkuat posisi pasar SIG di Aceh, tetapi juga mendukung pemulihan ekonomi daerah pasca bencana alam. “Kami berkomitmen untuk menyediakan pasokan semen yang stabil dan terjangkau, sehingga proyek-proyek pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan,” ujarnya.
Peningkatan produksi dan distribusi semen di Aceh diharapkan memberikan dampak positif pada sektor konstruksi, menciptakan lapangan kerja baru, dan mempercepat realisasi program infrastruktur pemerintah daerah.