Setapak Langkah – 18 Agustus 2026 | Badan Pusat Statistik (BPS) menginformasikan bahwa Sensus Ekonomi di wilayah Jakarta Barat telah menyelesaikan 92 persen pengumpulan data pada fase pertama, menjelang target akhir 100 persen yang dijadwalkan selesai pada akhir September 2024.
Survei ini mencakup seluruh unit usaha, baik formal maupun informal, serta rumah tangga yang terlibat dalam kegiatan ekonomi. Tim enumerator melakukan kunjungan langsung ke lebih dari 120 ribu alamat, menggunakan perangkat digital untuk memastikan akurasi dan kecepatan pencatatan.
Berikut ringkasan temuan utama yang telah teridentifikasi hingga tingkat pencapaian 92 persen:
- Dominasi sektor perdagangan dan jasa, yang menyumbang lebih dari setengah total unit usaha.
- Industri manufaktur berkontribusi sekitar 15 persen, terutama pada produk tekstil dan makanan ringan.
- Usaha mikro dan kecil (UMK) masih mendominasi lanskap ekonomi lokal, dengan lebih dari 70 persen dari total unit usaha.
Data sementara dapat dilihat pada tabel berikut:
| Sektor | Persentase Unit Usaha |
|---|---|
| Perdagangan & Jasa | 55 % |
| Manufaktur | 15 % |
| Konstruksi | 10 % |
| Transportasi & Logistik | 8 % |
| Lainnya | 12 % |
Dengan tingkat pencapaian yang tinggi, BPS menilai bahwa data yang diperoleh dapat menjadi dasar yang kuat untuk perencanaan pembangunan ekonomi wilayah, alokasi anggaran, serta kebijakan penumbuhan UMK. Tim BPS menargetkan penyelesaian total sensus pada akhir September, setelah melakukan verifikasi silang dan pembersihan data.
Para pemangku kepentingan, termasuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan DKI serta asosiasi bisnis lokal, diharapkan memanfaatkan hasil sensus untuk merumuskan strategi peningkatan produktivitas, akses pasar, dan inovasi teknologi.