Setapak Langkah – 05 Mei 2026 | Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera menyelesaikan pembangunan hunian sementara (huntara) di Sumatera Utara dan Sumatera Barat pada akhir April 2024. Penyelesaian ini menandai langkah penting dalam upaya pemerintah mempercepat pemulihan pasca banjir dan tanah longsor yang melanda kedua provinsi pada akhir 2023.
Secara total, Satgas PRR membangun 3.250 unit huntara, terdiri dari 1.800 unit di Sumatera Utara dan 1.450 unit di Sumatera Barat. Semua unit telah dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti listrik, air bersih, dan akses jalan.
| Provinsi | Jumlah Unit | Anggaran (Miliar Rp) | Tanggal Selesai |
|---|---|---|---|
| Sumatera Utara | 1.800 | 1.2 | 30 April 2024 |
| Sumatera Barat | 1.450 | 1.0 | 28 April 2024 |
Anggaran pembangunan huntara bersumber dari Dana Rehabilitasi Nasional (DRN) dan alokasi khusus Pemerintah Provinsi. Koordinator Satgas PRR, Ir. Budi Santoso, menyatakan bahwa penyelesaian ini menunjukkan sinergi efektif antara pemerintah pusat, provinsi, serta lembaga bantuan internasional.
- Fokus utama pembangunan: menyediakan tempat tinggal layak bagi korban yang kehilangan rumah.
- Fasilitas tambahan: ruang serbaguna, posko kesehatan mini, dan area penyimpanan barang kebutuhan dasar.
- Rencana pasca penyelesaian: proses penyerahan resmi kepada keluarga penerima dan program pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
Para penerima manfaat diharapkan dapat kembali menata kehidupan mereka dengan lebih cepat. Pemerintah menargetkan penurunan signifikan dalam jumlah keluarga yang masih mengungsi selama tiga bulan ke depan.
Keberhasilan Satgas PRR ini diharapkan menjadi contoh bagi proyek rekonstruksi di wilayah lain yang terdampak bencana, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kemampuan pemerintah dalam menanggapi situasi darurat.