Setapak Langkah – 21 Juni 2026 | Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar melaksanakan operasi penyelamatan terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal Vietnam yang tiba-tiba mengalami gangguan kesehatan serius saat berada di tengah lautan. Tim SAR setempat menerima laporan darurat pada sore hari dan segera menyiapkan peralatan medis serta kapal penolong.
ABK yang tengah bekerja di atas kapal pengangkut barang tersebut dilaporkan mengalami gejala sakit akut, termasuk nyeri dada dan kesulitan bernafas. Menyadari risiko kematian yang tinggi bila penanganan tertunda, Basarnas mengaktifkan prosedur evakuasi medis dengan menurunkan tim medis ke atas kapal menggunakan perahu kecil yang dilengkapi dengan perlengkapan pertolongan pertama.
Setelah melakukan penilaian cepat, tim medis memberikan perawatan darurat dan menstabilkan kondisi korban sebelum memindahkannya ke kapal SAR yang lebih besar. Kapal SAR kemudian meluncur ke arah terdekat untuk menurunkan ABK ke fasilitas kesehatan di pelabuhan Makassar.
Sesampainya di rumah sakit, korban langsung dirawat di ruang gawat darurat oleh tim dokter spesialis. Menurut petugas rumah sakit, penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan, namun dipastikan bahwa penanganan cepat oleh Basarnas berperan penting dalam menyelamatkan nyawa ABK tersebut.
Kepala Basarnas Makassar, Komandan Rektor, menegaskan komitmen lembaga dalam memberikan respons cepat terhadap setiap situasi darurat di perairan Indonesia. Ia menambahkan bahwa kerja sama lintas negara, termasuk dengan kapal-kapal asing yang melintas di wilayah perairan Nusantara, menjadi faktor kunci dalam memastikan keselamatan pelaut.
Insiden ini juga menjadi pengingat bagi seluruh awak kapal untuk selalu memantau kondisi kesehatan kru secara berkala dan melaporkan gejala yang mencurigakan kepada otoritas pelayaran setempat.