Setapak Langkah – 01 Juli 2026 | Senin (26/07/2024), anggota DPR RI Said Iqbal melakukan kunjungan ke beberapa korban penyekapan di sebuah percetakan yang berlokasi di kawasan Senen, Jakarta. Kunjungan ini dilakukan atas perintah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya penegakan hukum serta tanggung jawab negara dalam melindungi warga.
Said Iqbal menyampaikan bahwa Presiden Prabowo mengharapkan proses hukum yang transparan dan cepat terhadap pelaku penyekapan. Presiden juga menegaskan bahwa negara tidak akan mentolerir tindakan kekerasan yang menargetkan pekerja sektor industri kreatif, termasuk percetakan, yang merupakan bagian penting dari infrastruktur informasi nasional.
Para korban, yang terdiri dari tiga orang pekerja percetakan, mengungkapkan pengalaman mereka selama disekap. Mereka melaporkan bahwa penyekapan berlangsung selama kurang lebih 48 jam, selama itu mereka dipaksa bekerja di luar jam kerja normal dan diberikan ancaman fisik. Salah satu korban mengaku bahwa para pelaku menuntut uang tebusan serta menekan mereka untuk menahan dokumen penting.
Setelah mendapatkan pesan dari Presiden, Said Iqbal menegaskan komitmen DPR untuk mengawasi penyelidikan dan memastikan bahwa para pelaku diproses sesuai dengan Undang‑Undang. Ia juga menambahkan bahwa DPR akan mengusulkan revisi regulasi keamanan kerja bagi industri percetakan guna mencegah kejadian serupa di masa depan.
Presiden Prabowo, dalam pernyataannya yang disampaikan melalui juru bicaranya, menekankan bahwa penegakan hukum harus menjadi prioritas utama. “Negara harus menjamin keamanan setiap warga, terutama mereka yang berada di lini produksi informasi. Kami tidak akan membiarkan tindakan kriminal mengganggu stabilitas ekonomi dan sosial,” ujar Presiden.
Kejadian penyekapan ini menimbulkan keprihatinan luas di kalangan pekerja dan serikat buruh. Beberapa organisasi menyuarakan keinginan untuk meningkatkan proteksi hukum serta menuntut agar aparat keamanan meningkatkan pengawasan di wilayah-wilayah industri yang rawan.
Selain menuntut keadilan bagi korban, Said Iqbal menutup pertemuan dengan menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga legislatif, eksekutif, dan penegak hukum untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman. Ia berharap pesan Presiden dapat memperkuat komitmen semua pihak dalam menindak tegas pelaku kejahatan dan memastikan hak-hak pekerja tetap terlindungi.