Setapak Langkah – 26 Juni 2026 | Gubernur Papua Tengah, Said Iqbal, menyatakan komitmen penuh untuk mengawasi penyelesaian persoalan ketenagakerjaan di wilayahnya setelah menerima hasil audiensi dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika. Dalam pertemuan yang berlangsung pada tanggal … , para pihak membahas sejumlah sengketa antara pekerja lokal, perusahaan tambang, dan kontraktor yang telah menimbulkan ketegangan di sektor ekonomi regional.
Berikut langkah‑langkah konkret yang dijanjikan oleh Gubernur:
- Pembentukan tim mediasi gabungan yang terdiri dari perwakilan pemerintah provinsi, DPRK Mimika, serikat pekerja, dan perwakilan perusahaan.
- Peninjauan kembali perjanjian kerja serta kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan nasional dan peraturan daerah.
- Penyediaan mekanisme pengaduan yang transparan dan dapat diakses oleh seluruh pekerja, termasuk pekerja migran.
- Penyusunan jadwal penyelesaian sengketa yang realistis dengan target penyelesaian dalam tiga bulan ke depan.
- Monitoring dan evaluasi berkala oleh tim independen untuk memastikan implementasi keputusan mediasi.
Said Iqbal menambahkan bahwa penyelesaian yang adil tidak hanya meningkatkan kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperkuat iklim investasi di Papua Tengah. Ia berharap langkah‑langkah tersebut dapat mencegah terulangnya konflik serupa di masa mendatang.
Reaksi dari berbagai pihak beragam. Serikat pekerja menyambut positif inisiatif mediasi, namun menekankan pentingnya tindakan yang cepat. Sementara itu, perwakilan perusahaan mengharapkan proses yang tidak mengganggu operasional dan menekankan komitmen mereka untuk mematuhi peraturan.
Dengan dukungan DPRK Mimika dan komitmen gubernur, diharapkan penyelesaian persoalan buruh dapat tercapai secara tuntas, memberi kepastian hukum bagi pekerja dan menjaga stabilitas ekonomi regional.