Setapak Langkah – 30 Maret 2026 | Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mengalami penurunan pada Senin pagi, mencatat level Rp16.981 per dolar, turun 1 poin atau sekitar 0,01 % dibandingkan penutupan sebelumnya.
Penurunan ini terjadi di tengah volatilitas pasar global yang dipengaruhi oleh kebijakan moneter Federal Reserve Amerika Serikat serta fluktuasi harga komoditas, terutama minyak mentah. Investor cenderung mengalihkan dana ke mata uang yang dianggap lebih aman, yang menekan permintaan terhadap rupiah.
Bank Indonesia (BI) memantau situasi dengan cermat dan menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar. Kebijakan moneter domestik tetap pada jalur yang sama, dengan fokus pada pengendalian inflasi dan dukungan pertumbuhan ekonomi.
Berikut ringkasan nilai tukar terbaru:
| Waktu | Nilai Tukar (Rp/USD) |
|---|---|
| Senin pagi | 16.981 |
Para pelaku pasar diperkirakan akan terus memperhatikan data ekonomi domestik serta perkembangan kebijakan luar negeri yang dapat memengaruhi aliran modal. Jika tekanan eksternal berlanjut, rupiah berpotensi mengalami tekanan lebih lanjut, namun intervensi BI dan kondisi fundamental ekonomi Indonesia tetap menjadi faktor penyangga.