Setapak Langkah – 13 Juni 2026 | Pemerintah Indonesia telah menyelesaikan pembayaran sebesar Rp1 triliun untuk pengadaan 21.000 unit motor listrik buatan perusahaan MBG. Meskipun dana sudah dicairkan, proses perakitan kendaraan tersebut belum selesai dan masih berada dalam tahap produksi.
Pengadaan motor listrik ini merupakan bagian dari program nasional untuk mempercepat transisi transportasi ramah lingkungan dan mengurangi emisi karbon. Kendaraan yang direncanakan akan didistribusikan kepada instansi pemerintah, operator transportasi umum, serta program subsidi bagi masyarakat.
Berikut ini ringkasan status terkini:
- Jumlah unit yang dipesan: 21.000 motor listrik
- Total nilai kontrak: Rp1 triliun
- Status pembayaran: 100% telah dibayarkan
- Status produksi: Masih dalam fase perakitan, diperkirakan selesai akhir tahun ini
- Target distribusi: Mulai diserahkan pada kuartal berikutnya setelah selesai dirakit
Beberapa analis mengkhawatirkan adanya penundaan dalam penyelesaian perakitan yang dapat mempengaruhi rencana pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Di sisi lain, produsen MBG menyatakan bahwa proses produksi mengalami kendala teknis dan logistik, namun mereka berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh unit sesuai jadwal yang telah disepakati.
Jika semua motor listrik ini berhasil diproduksi dan didistribusikan tepat waktu, diharapkan dapat menurunkan emisi CO₂ secara signifikan serta membuka lapangan kerja baru di sektor manufaktur dan layanan purna jual.