Setapak Langkah – 15 April 2026 | Kementerian Komunikasi dan Digital menginformasikan bahwa dua platform digital besar, yaitu Roblox dan YouTube, masih belum menyesuaikan kebijakan mereka dengan Peraturan Pemerintah (PP) Tunas yang mengatur batas usia pengguna. PP Tunas menekankan perlindungan anak di dunia maya dengan mewajibkan verifikasi usia serta pembatasan konten bagi pengguna di bawah usia tertentu.
| Platform | Status Kepatuhan | Tindakan yang Diharapkan |
|---|---|---|
| Roblox | Belum patuh | Implementasi verifikasi usia, filter konten untuk anak di bawah 13 tahun |
| YouTube | Belum patuh | Verifikasi usia pada akun baru, pembatasan video berisiko untuk pengguna muda |
Untuk memenuhi persyaratan PP Tunas, kementerian menyarankan langkah-langkah berikut:
- Menerapkan sistem verifikasi usia yang terintegrasi pada saat pendaftaran akun.
- Menambahkan lapisan kontrol konten otomatis yang menandai atau menyembunyikan materi yang tidak layak untuk anak-anak.
- Memberikan edukasi kepada orang tua tentang cara mengaktifkan kontrol parental pada masing‑masing platform.
- Menyusun laporan kepatuhan secara berkala kepada regulator.
Apabila kedua platform tidak memenuhi ketentuan tersebut dalam jangka waktu yang telah ditetapkan, Kementerian Komunikasi dan Digital berhak memberlakukan sanksi administratif, termasuk denda atau pembatasan layanan di Indonesia.
Pengawasan terhadap kepatuhan digital ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan anak-anak saat menggunakan layanan online dan menegakkan regulasi yang lebih kuat dalam melindungi generasi digital.