Setapak Langkah – 05 Juli 2026 | Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menggelar acara tahunan Puncak Kalpasastra 2026 melalui Badan Eksekutif Mahasiswa Prodi (BEMP) Sastra Indonesia. Acara yang diselenggarakan pada tanggal 15-17 September 2026 ini menampilkan tokoh ternama dunia perfilman, Salman Aristo, sebagai pembicara utama.
Salman Aristo, yang dikenal lewat karya-karya skenario film populer seperti Ayat-Ayat Cinta 2 dan Pengabdi Setan, berbagi pengalaman menulis skenario, proses kolaborasi dengan sutradara, serta tantangan dalam mengadaptasi cerita ke layar lebar. Sesi tanya jawab memberikan kesempatan bagi mahasiswa sastra untuk menggali teknik penulisan dialog, struktur naratif, dan cara mengembangkan karakter yang kuat.
Rangkaian acara Puncak Kalpasastra 2026 meliputi:
- Workshop penulisan kreatif bersama dosen dan praktisi industri.
- Panel diskusi tentang tren sastra kontemporer di era digital.
- Lomba cerpen dan puisi dengan hadiah beasiswa penelitian.
- Presentasi karya mahasiswa yang terpilih untuk publikasi kampus.
Seluruh kegiatan dirancang untuk meningkatkan kompetensi menulis mahasiswa, memperluas jaringan profesional, serta mempromosikan literasi budaya di kalangan generasi muda. Penyelenggara berharap acara ini dapat menjadi batu loncatan bagi para peserta untuk berkarier di bidang penulisan, baik di industri film, periklanan, maupun penerbitan.
Keberadaan Salman Aristo sebagai narasumber utama mendapat sambutan antusias. Menurut Ketua BEMP Sastra Indonesia, Rina Maharani, “Kehadiran beliau bukan hanya menginspirasi, tetapi juga memberikan gambaran konkret tentang bagaimana karya sastra dapat bertransformasi menjadi produk komersial yang sukses. Ini menjadi motivasi besar bagi mahasiswa kami untuk terus berkarya dengan kualitas profesional.”
Acara Puncak Kalpasastra 2026 ditutup dengan pameran hasil karya mahasiswa, yang menampilkan ilustrasi, puisi visual, dan video pendek hasil kolaborasi antara jurusan Sastra Indonesia dan Fakultas Seni Rupa. Pihak penyelenggara berencana menjadikan acara ini sebagai agenda tetap tahunan yang semakin memperkuat peran UNJ sebagai pusat pengembangan kebudayaan dan kreativitas mahasiswa.