Setapak Langkah – 30 Maret 2026 | Setelah mengalami kekalahan telak di depan gawang Persipura Jayapura pada pekan sebelumnya, PSS Sleman kembali menegaskan tekadnya untuk meraih promosi ke Liga 1. Pada pekan ke-22 Pegadaian Championship 2025/2026, sang tim berhasil mengamankan satu poin penting setelah imbang 1-1 melawan Kendal Tornado FC di Stadion Sriwedari, Solo.
Guliran Persipura: Pukulan Berat bagi PSS
Pertandingan melawan Persipura menjadi momen yang mengguncang Laskar Sembada. Persipura menampilkan serangan cepat dan tekanan tinggi, memaksa PSS terpaksa bermain bertahan. Akhirnya, hasil akhir mencerminkan dominasi tamu dengan skor 3-0. Kekalahan ini menurunkan moral tim, namun sekaligus menjadi pemicu evaluasi taktis bagi pelatih Ansyari Lubis.
Imbang Lawan Kendal Tornado: Titik Balik yang Dihargai
Beberapa hari setelah kekalahan di atas, PSS menurunkan formasi dengan dua penyerang sejak menit pertama, strategi yang dirancang untuk menetralkan tiga bek lawan. Pada menit ke-51, Riko Simanjuntak berhasil menembus pertahanan Tornado dan mencetak gol pembuka. Namun, kegembiraan hanya bertahan singkat; Dimas Sukarno menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas satu menit kemudian.
Skor 1-1 tetap bertahan hingga peluit akhir. Meskipun tidak memperoleh tiga poin, Ansyari menekankan bahwa satu poin tersebut sangat krusial mengingat kedekatan klasemen dengan Persipura yang baru saja menang.
Analisis Pelatih Ansyari Lubis
Dalam konferensi pers, Ansyari Lubis menyoroti dua aspek penting. Pertama, ia mengakui kualitas taktik Persipura dan Kendal Tornado, serta pentingnya kesiapan mental dalam menghadapi lawan kuat. Kedua, ia menegaskan kelemahan tim pada situasi bola mati yang menjadi penyebab hilangnya keunggulan melawan Kendal Tornado. “Kami lengah saat bola mati, itulah yang membuat pertandingan menjadi imbang,” ujarnya.
Pelatih berusia 55 tahun itu juga menambahkan bahwa lima laga tersisa menjadi kunci utama untuk mempertahankan posisi puncak Grup Timur, yang saat ini berada di 46 poin, tiga angka di atas Persipura. “Kami harus lebih berhati-hati, fokus penuh, dan memanfaatkan setiap peluang,” tambahnya.
Pernyataan Pemain Kunci
- Riko Simanjutak: Mengapresiasi pertahanan solid Kendal Tornado dan menegaskan bahwa meski hanya satu poin, tim masih berada di jalur promosi.
- Dimas Sukarno: Menyatakan kebanggaan bisa menyamakan skor melawan tim yang lebih kuat dan berharap poin tersebut memberi motivasi bagi rekan-rekannya.
Klasemen Sementara
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | PSS Sleman | 46 |
| 2 | Persipura Jayapura | 43 |
| 3 | Barito Putera | 42 |
| 4 | Kendal Tornado FC | 41 |
Dengan selisih poin yang tipis, setiap pertandingan menjadi sangat penting. Ansyari menutup konferensi pers dengan harapan bahwa tim dapat menutup lima laga terakhir dengan hasil positif, mengingat Persipura masih berpotensi mengejar posisi teratas.
Secara keseluruhan, meski PSS Sleman harus menelan kekalahan pahit melawan Persipura, kemampuan bangkit dan meraih poin melawan Kendal Tornado menunjukkan ketangguhan mental yang diperlukan untuk melaju ke BRI Super League musim depan.