Setapak Langkah – 15 Mei 2026 | Program Sarapan Sehat Anak Sekolah (Sarasehans) di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, telah berhasil menempuh 13 tahun sejak pertama kali digagas oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Inisiatif ini bertujuan memberikan asupan gizi seimbang kepada anak-anak sekolah di daerah terpencil, sekaligus meningkatkan partisipasi orang tua dalam memajukan kesejahteraan keluarga.
Selama tiga belas tahun, program ini telah mencakup lebih dari 30 sekolah dasar dan menengah, melayani sekitar 8.000 siswa setiap harinya. Setiap peserta menerima paket sarapan yang terdiri atas nasi, lauk sederhana, sayur, dan buah lokal, sesuai standar gizi yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.
- Jumlah sekolah yang terlibat meningkat dari 10 pada tahun pertama menjadi lebih dari 30 pada tahun ke-13.
- Partisipasi orang tua dalam kegiatan penyuluhan gizi naik dari 45% menjadi 78%.
- Penurunan tingkat stunting di wilayah target sebesar 12 poin persentase sejak peluncuran program.
Pendanaan program bersumber dari alokasi anggaran desa, dukungan pemerintah provinsi, serta sumbangan organisasi non‑pemerintah. Tim pelaksana bekerja sama dengan dinas pendidikan dan kesehatan setempat untuk memastikan distribusi tepat waktu dan pemantauan kualitas makanan.
Beberapa tantangan yang masih dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur transportasi ke desa‑desa terpencil, fluktuasi pasokan bahan pangan, serta kebutuhan pelatihan berkelanjutan bagi para relawan. Untuk mengatasi hal tersebut, pihak pengelola berencana memperluas jaringan logistik dengan memanfaatkan jalur air dan meningkatkan kapasitas dapur komunitas.
Ke depan, program Sarasehans menargetkan penambahan 10 sekolah lagi serta pengenalan menu berbasis pangan lokal yang lebih beragam, guna memperkuat ketahanan gizi anak dan mendukung ekonomi petani setempat.