Setapak Langkah – 24 Juni 2026 | Fathimah Azzahra, yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), dikenal luas karena sikap kritisnya terhadap Program Mahasiswa Berprestasi (MBG) yang digulirkan pemerintah. Latar belakang akademik Fathimah adalah jurusan Ilmu Komunikasi, di mana ia menempuh pendidikan sejak tahun 2021 dan aktif dalam organisasi mahasiswa sejak masa pertama kuliah.
Karier kepemimpinannya mulai menanjak ketika ia terpilih menjadi anggota Badan Eksekutif Mahasiswa pada tahun 2023, dan pada pemilihan berikutnya berhasil meraih posisi Wakil Ketua. Sebagai wakil ketua, ia tidak hanya mengelola urusan internal organisasi, tetapi juga menjadi suara utama dalam forum-forum diskusi kebijakan kampus dan nasional.
Berikut beberapa aksi yang menonjolkan konsistensi Fathimah dalam mengkritik Program MBG:
- Memimpin demonstrasi damai di depan Gedung Rektorat UI pada Agustus 2023, menuntut transparansi alokasi dana MBG.
- Mengorganisir webinar daring yang menghadirkan pakar kebijakan publik untuk membahas dampak program tersebut terhadap mahasiswa berpenghasilan rendah.
- Menulis editorial di media kampus yang menyoroti ketimpangan antara kriteria seleksi MBG dengan realitas kebutuhan mahasiswa.
Selain fokus pada MBG, Fathimah juga aktif mengkritisi kebijakan pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menilai bahwa beberapa kebijakan ekonomi dan sosial belum sepenuhnya mengakomodasi aspirasi generasi muda, khususnya dalam hal pendidikan dan lapangan kerja.
Reaksi publik terhadap aksi-aksi Fathimah beragam. Di satu sisi, ia mendapat dukungan kuat dari kalangan mahasiswa yang merasa suara mereka akhirnya terdengar. Di sisi lain, beberapa pihak menilai pendekatannya terlalu konfrontatif dan mengimbau agar dialog lebih konstruktif.
Ke depan, Fathimah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan MBG dan kebijakan lainnya melalui mekanisme demokratis, termasuk dialog lintas sektoral dan advokasi kebijakan berbasis data.