Setapak Langkah – 14 Mei 2026 | Kenaikan pangkat Asep Edi Suheri, Kapolda Metro Jaya, menjadi Jenderal Bintang Tiga resmi diumumkan oleh Kementerian Dalam Negeri pada awal tahun 2024. Promosi ini menandai puncak kariernya setelah lebih dari tiga dekade mengabdi di institusi kepolisian.
Berikut rangkuman singkat tentang latar belakang, pendidikan, dan jejak kariernya:
- Tempat dan tanggal lahir: Surabaya, 5 Mei 1968.
- Pendidikan: Lulusan Akademi Kepolisian (AKPOL) Angkatan 1989 dengan jurusan Ilmu Hukum.
- Karier awal: Menjadi Perwira Tingkat Pertama di Polres Surabaya pada tahun 1990, kemudian bertugas di berbagai satuan operasional termasuk unit anti narkotika dan unit intelijen.
- Penugasan penting: Memimpin Divisi Reserse Kriminal (Reskrim) di Polresta Jakarta (2005‑2010) dan menjadi Wakil Kepala Divisi Profesi Kepolisian (Propam) pada 2012‑2015.
- Jabatan struktural tinggi: Diangkat menjadi Kapolres Surabaya (2015‑2018), kemudian Kapolri di wilayah Jabodetabek sebagai Kapolda Metro Jaya sejak 2020.
- Penghargaan: Menerima Bintang Satyalancana Pengabdian Setia Tingkat I (2017) dan Bintang Bhayangkara Utama (2022).
Berikut rangkaian pangkat yang pernah dijabat beserta perkiraan tahun pencapaiannya:
| Pangkat | Tahun |
|---|---|
| Perwira Pertama | 1990 |
| Kompol | 2000 |
| Ajun Komisaris Besar (AKBP) | 2008 |
| Komisaris Besar (Kombes) | 2014 |
| Brigadir Jenderal (BrigJend) | 2019 |
| Jenderal Bintang Tiga | 2024 |
Promosi ke pangkat Jenderal Bintang Tiga tidak hanya mengukuhkan posisi Asep Edi Suheri sebagai pemimpin tertinggi kepolisian di wilayah Ibukota, tetapi juga memberikan sinyal kuat tentang komitmen pemerintah dalam memperkuat keamanan publik. Diharapkan, pengalaman luasnya dalam bidang intelijen, kriminal, dan manajemen operasional akan menjadi aset penting dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di Metro Jaya.