Setapak Langkah – 01 Juli 2026 | Irjen Suhendri menampilkan kepemimpinan yang kuat saat memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Bogor, dengan melibatkan lebih dari 9.000 personel gabungan. Upacara tersebut tidak hanya menjadi ajang penghormatan terhadap jasa para anggota kepolisian, namun juga menyoroti profil lengkap sang jenderal bintang 2 Polri.
Latar Belakang dan Pendidikan
Irjen Suhendri lahir pada tahun 1965 di Jawa Barat. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di daerah asalnya sebelum melanjutkan ke Akademi Kepolisian (AKPOL) dan lulus pada tahun 1988. Selama masa studi, ia dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dalam kegiatan organisasi kepolisian dan meraih prestasi akademik yang baik.
Karier di Polri
Setelah lulus dari AKPOL, Suhendri memulai kariernya sebagai perwira di kepolisian wilayah. Beberapa penempatan penting meliputi:
- Komandan Resor (Koresor) di beberapa daerah strategis, termasuk Jawa Barat dan Banten.
- Kepala Divisi Operasi di Polres besar, dimana ia berhasil menurunkan angka kejahatan melalui pendekatan preventif.
- Penugasan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di Bareskrim, dengan fokus pada pemberantasan narkotika dan kejahatan terorganisir.
Prestasinya yang konsisten memperoleh penghargaan Bintang Dua (Polisi), menandakan pengakuan atas dedikasi dan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keamanan publik.
Peran Sebagai Komandan Upacara Hari Bhayangkara ke-80
Pada tanggal 1 Juli 2023, Irjen Suhendri ditunjuk sebagai Komandan Upacara Hari Bhayangkara ke-80. Upacara yang diadakan di kompleks latihan Cikeas menampilkan:
| Elemen | Jumlah Personel |
|---|---|
| Polri (TNI Polri) | 5.500 |
| Angkatan Bersenjata (TNI) | 2.000 |
| Satpol PP dan Lembaga Lain | 1.500 |
Irjen Suhendri mengkoordinasikan persiapan logistik, latihan baris-berbaris, serta penyampaian pesan moral tentang integritas, profesionalisme, dan pengabdian kepada negara. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Visi dan Harapan ke Depan
Dalam pidatonya, Suhendri menyampaikan visi untuk memperkuat budaya disiplin di lingkungan kepolisian, meningkatkan penggunaan teknologi dalam operasi, serta memperluas program pencegahan kejahatan berbasis masyarakat. Ia berharap generasi perwira berikutnya dapat meneruskan semangat Bhayangkara dengan semangat inovatif dan humanis.
Dengan rekam jejak yang mengesankan dan posisi strategisnya, Irjen Suhendri diperkirakan akan terus memainkan peran penting dalam pengembangan kebijakan kepolisian nasional dan penegakan hukum yang lebih efektif.