Setapak Langkah – 04 Juli 2026 | Kapal induk Prancis, Charles de Gaulle, tiba kembali di pelabuhan asalnya, Toulon, setelah menyelesaikan penempatan di wilayah Timur Tengah selama beberapa minggu.
Penempatan tersebut dimulai pada awal bulan ini sebagai respons terhadap meningkatnya ketegangan regional dan untuk menegaskan kehadiran militer Prancis di kawasan strategis tersebut. Selama berada di perairan Teluk, Charles de Gaulle membawa sekitar 40 pesawat tempur Rafale serta lebih dari 2.000 personel, termasuk awak kapal, pilot, dan staf pendukung.
Setelah menyelesaikan tugasnya, kapal induk tersebut berlayar kembali ke Mediterania dan menepi di pelabuhan Toulon pada hari ini. Selama perjalanan pulang, Charles de Gaulle menjalani prosedur pemeriksaan teknis dan pemeliharaan rutin untuk memastikan kesiapan operasionalnya.
Pernyataan resmi dari Kementerian Pertahanan Prancis menyebutkan bahwa keputusan untuk menarik kapal induk dari Timur Tengah merupakan bagian dari rotasi standar armada, sekaligus menyesuaikan dengan prioritas strategis yang sedang berubah di kawasan tersebut.