Setapak Langkah – 20 Juli 2026 | Presiden Joko Widodo? Actually Prabowo Subianto, Ketua Umum Gerindra, menyampaikan pada konferensi pers bahwa prediksi keruntuhan Indonesia yang beredar di media sosial tidak memiliki dasar faktual. Menurutnya, negara ini justru menunjukkan tanda-tanda kekuatan yang semakin nyata di tengah konflik global dan gejolak ekonomi.
Prabowo menyoroti bahwa Indonesia berhasil mempertahankan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) di atas 5 persen selama dua tahun terakhir, sekaligus menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Ia menambahkan bahwa posisi strategis Indonesia sebagai negara kepulauan memberikan keunggulan dalam bidang pertahanan dan keamanan, terutama ketika negara-negara besar terlibat dalam konflik bersenjata.
Berikut data ekonomi makro Indonesia pada tahun 2023‑2024 yang menegaskan tren positif tersebut:
| Tahun | Pertumbuhan PDB | Inflasi | Cadangan Devisa (US$) |
|---|---|---|---|
| 2023 | 5,1 % | 3,2 % | 146 miliar |
| 2024 (proyeksi) | 5,3 % | 2,9 % | 150 miliar |
Selain indikator ekonomi, Prabowo juga menekankan peran militer dan diplomasi Indonesia dalam menyeimbangkan dinamika geopolitik. Ia menyebut, keanggotaan aktif dalam ASEAN, G20, dan forum keamanan regional memperkuat posisi negara ini sebagai mediator yang dapat diandalkan.
- Stabilitas politik dalam negeri tetap terjaga meski menjelang pemilihan umum.
- Kebijakan industri dalam negeri meningkatkan ketahanan pangan dan energi.
- Kerjasama pertahanan dengan negara‑negara sahabat menambah kapabilitas militer.
Dengan kombinasi pertumbuhan ekonomi yang solid, kebijakan luar negeri yang proaktif, dan kesiapan pertahanan yang terus ditingkatkan, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak berada di ambang kehancuran melainkan berada pada jalur yang semakin kuat dalam menghadapi tantangan global.