Setapak Langkah – 10 Mei 2026 | Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra, mengumumkan rencana pembagian layar pintar ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan mempercepat digitalisasi pendidikan dan memungkinkan pemantauan kehadiran guru secara real time dari kantor pusat di Jakarta.
Layar pintar yang akan dibagikan dilengkapi dengan sistem interaktif berbasis cloud, yang menghubungkan tiap kelas dengan jaringan pusat. Fitur utama meliputi:
- Absensi otomatis berbasis wajah atau sidik jari.
- Streaming video pembelajaran langsung dari Jakarta.
- Dashboard pemantauan kehadiran guru yang dapat diakses oleh pejabat pendidikan.
- Materi pembelajaran digital yang dapat diunduh dan diupdate secara berkala.
- Fasilitas diskusi daring antara guru, siswa, dan administrator.
Dengan sistem ini, data kehadiran guru akan tercatat dalam hitungan detik dan langsung ditransmisikan ke server pusat. Pengawas pendidikan di Jakarta dapat melihat status kehadiran setiap guru melalui antarmuka berbasis web tanpa harus melakukan kunjungan fisik.
| Tahap | Wilayah | Jumlah Layar | Target Penyelesaian |
|---|---|---|---|
| 1 | Jawa Barat & DKI Jakarta | 5.000 | Q4 2024 |
| 2 | Sumatra & Kalimantan | 7.000 | Q2 2025 |
| 3 | Indonesia Timur | 3.000 | Q4 2025 |
Para pengamat menilai inisiatif ini dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam sektor pendidikan, sekaligus menutup kesenjangan teknologi antar daerah. Namun, keberhasilan program sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur jaringan internet di sekolah-sekolah terpencil.
Jika berhasil, model pemantauan digital ini dapat menjadi contoh bagi kementerian lain dalam mengoptimalkan pengawasan sumber daya manusia melalui teknologi terkini.