Setapak Langkah – 16 Mei 2026 | Perbedaan pendapat tentang fatwa dam haji kerap muncul di kalangan jemaah, namun Persatuan Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) menegaskan bahwa variasi tersebut merupakan bagian alami dari tradisi fikih Islam dan tidak seharusnya menjadi sumber perselisihan.
PPIH mengingatkan bahwa tujuan utama ibadah haji adalah menyatukan umat Islam dalam satu niat suci, sehingga perbedaan pandangan harus dikelola dengan sikap toleransi dan rasa hormat.
Berikut beberapa langkah yang disarankan oleh PPIH untuk jemaah agar dapat menyikapi perbedaan fatwa dam haji secara konstruktif:
- Mengutamakan sumber resmi dan pedoman yang dikeluarkan oleh otoritas keagamaan negara.
- Berdoa dan memperkuat niat, serta menjauhkan diri dari perdebatan yang dapat memecah belah.
- Mencari nasehat dari ulama yang kompeten sebelum mengambil keputusan praktis.
- Menjaga persatuan jemaah dengan mengedepankan sikap saling menghormati dan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.
- Berpartisipasi dalam forum edukatif yang diselenggarakan PPIH untuk memperdalam pemahaman tentang ragam fatwa dalam konteks fiqh.
Dengan menerapkan saran-saran tersebut, diharapkan jemaah dapat menunaikan ibadah haji dengan khusyuk tanpa terjebak dalam perdebatan teologis yang tidak produktif.