Setapak Langkah – 02 Juli 2026 | PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menegaskan bahwa biomassa akan menjadi pilar utama dalam memperkuat ketahanan energi nasional serta mempercepat transisi menuju energi bersih.
Strategi pembangunan ekosistem bioenergi mencakup pengembangan rantai nilai mulai dari pengumpulan bahan baku, konversi menjadi energi, hingga distribusi ke konsumen industri dan rumah tangga.
- Pemanfaatan limbah pertanian, perkebunan, dan industri untuk produksi biofuel dan biogas.
- Peningkatan kapasitas pembangkit listrik berbasis biomassa di wilayah dengan potensi sumber daya tinggi.
- Kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan lembaga riset untuk riset dan inovasi teknologi konversi energi.
- Penerapan standar keberlanjutan dan sertifikasi emisi guna memastikan dampak lingkungan minimal.
Target jangka menengah PLN EPI adalah menambah kapasitas bioenergi sebesar 2.000 MW pada tahun 2030, yang diharapkan dapat menyumbang sekitar 5-7% dari total bauran energi listrik nasional. Pencapaian ini diharapkan menurunkan ketergantungan pada bahan bakar fosil, mengurangi emisi karbon, serta membuka peluang ekonomi baru bagi petani dan pelaku usaha lokal.
Dalam rangka memperkuat ketahanan energi, PLN EPI juga menyiapkan kebijakan insentif bagi investor yang berpartisipasi dalam proyek bioenergi, termasuk kemudahan perizinan, pembiayaan dengan tarif preferensial, dan dukungan teknis.
Dengan langkah-langkah tersebut, PLN EPI berkomitmen menjadikan bioenergi sebagai komponen kunci dalam transisi energi bersih Indonesia, sekaligus meningkatkan kemandirian energi nasional.