Setapak Langkah – 15 Agustus 2026 | PT Pertamina Lubricants terus memperkuat daya saing produk pelumas dalam negeri dengan mengadopsi otomasi canggih pada lini produksi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, menurunkan biaya, dan memastikan kualitas yang konsisten.
Investasi pada teknologi otomatisasi mencakup pemasangan sistem kontrol terintegrasi, robotik untuk penanganan bahan baku, serta sensor real‑time yang memantau setiap tahapan proses. Fasilitas baru yang berlokasi di industrial park ini telah beroperasi sejak kuartal pertama 2024.
- Peningkatan produktivitas hingga 30% dibandingkan metode konvensional.
- Pengurangan limbah cair sebesar 25% berkat kontrol yang lebih presisi.
- Standar mutu yang lebih ketat, mengurangi tingkat kegagalan produk hingga 15%.
- Penghematan energi melalui sistem pengatur beban otomatis.
Berikut ringkasan perbandingan kinerja produksi sebelum dan sesudah otomatisasi:
| Parameter | Sebelum Otomatisasi | Setelah Otomatisasi |
|---|---|---|
| Output harian (ton) | 150 | 195 |
| Waktu siklus (menit) | 45 | 35 |
| Energi per ton (kWh) | 120 | 95 |
| Limpa produksi (ton) | 12 | 9 |
Dengan peningkatan tersebut, Pertamina Lubricants diharapkan dapat menurunkan harga jual pelumas tanpa mengorbankan kualitas, sehingga lebih kompetitif di pasar domestik maupun regional. Manajemen juga menargetkan ekspansi kapasitas produksi sebesar 20% dalam dua tahun ke depan, didukung oleh roadmap digitalisasi yang mencakup analitik data besar dan kecerdasan buatan untuk prediksi permintaan.
Selain manfaat ekonomi, otomatisasi juga mendukung komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan. Penggunaan sensor pintar mengoptimalkan pemakaian bahan kimia, sementara sistem pemantauan emisi memastikan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.
Secara keseluruhan, langkah otomatisasi teknologi produksi menjadi pilar utama dalam upaya Pertamina Lubricants memperkuat posisi pasar, meningkatkan profitabilitas, dan berkontribusi pada pembangunan industri pelumas nasional yang lebih modern dan ramah lingkungan.