Setapak Langkah – 28 Maret 2026 | Jawa Timur melaporkan bahwa persiapan operasional haji tahun 2026 telah mencapai tingkat penyelesaian 100 persen. Kepala Bagian Penyelenggaraan Haji (Menhaj) Provinsi, Gus Irfan, menegaskan bahwa seluruh rangkaian jadwal keberangkatan, akomodasi, serta keamanan jemaah haji berada pada jalur yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Berikut rangkaian langkah utama yang telah diselesaikan:
- Penguatan infrastruktur akomodasi di Mekah dan Madinah khusus untuk jemaah Jawa Timur.
- Penyelesaian kontrak dengan maskapai penerbangan nasional dan regional untuk memastikan kapasitas transportasi yang memadai.
- Pelaksanaan program pelatihan wajib bagi pembina haji, termasuk simulasi darurat dan prosedur keamanan.
- Penerapan protokol kesehatan terpadu, mulai dari vaksinasi, pemeriksaan PCR, hingga monitoring kesehatan selama perjalanan.
- Koordinasi dengan otoritas Saudi Arabia untuk alokasi kuota jemaah dan penjadwalan keberangkatan yang terintegrasi.
Gus Irfan menambahkan bahwa pengawasan berkelanjutan akan terus dilakukan hingga hari pelaksanaan ibadah, dengan fokus pada tiga pilar utama: keamanan, kenyamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi. Setiap potensi hambatan akan ditangani secara proaktif melalui tim khusus yang beroperasi 24 jam.
Dengan pencapaian persiapan 100 persen ini, diharapkan jemaah haji dari Jawa Timur dapat melaksanakan ibadah umroh dan haji dengan lancar, aman, serta sesuai dengan harapan spiritual mereka.