Setapak Langkah – 07 Agustus 2026 | Permintaan kendaraan listrik (EV) terus meningkat secara signifikan di Indonesia, terbukti dari tercatatnya 21.865 pelanggan baru yang mengakses layanan Home Charging Services milik PLN pada semester pertama tahun 2026. Angka ini menandakan pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya dan mengukuhkan posisi PLN sebagai penyedia infrastruktur pengisian daya terdepan.
Layanan Home Charging Services memungkinkan pemilik EV mengisi daya kendaraan di rumah dengan instalasi yang aman, cepat, dan terintegrasi dengan jaringan listrik nasional. Pelanggan hanya perlu memasang unit charger yang disediakan PLN, kemudian dapat mengisi daya melalui tarif listrik rumah tangga atau paket khusus yang lebih kompetitif.
Berikut beberapa poin penting terkait pencapaian tersebut:
- Jumlah pelanggan baru: 21.865 unit, naik sekitar 15% dibandingkan semester I 2025.
- Wilayah dengan pertumbuhan tertinggi: Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah.
- Rata-rata konsumsi energi per pelanggan: 150 kWh per bulan.
- Paket tarif khusus: Diskon hingga 10% untuk penggunaan di luar jam beban puncak.
PLN menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional dengan memperluas jaringan stasiun pengisian daya publik serta meningkatkan kapasitas layanan rumah. Target jangka menengah adalah menambah lebih dari 50.000 instalasi Home Charging di seluruh Indonesia pada akhir 2027.
Pengembangan infrastruktur ini diharapkan dapat menurunkan biaya kepemilikan EV, meningkatkan adopsi massal, serta mendukung agenda dekarbonisasi sektor transportasi yang sejalan dengan kebijakan energi bersih pemerintah.