Setapak Langkah – 26 April 2026 | Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat meluncurkan program penguatan Satu Data Indonesia melalui inisiatif Maraton Masyarakat Statistik (BIMA Sakti). Program ini bertujuan menyatukan data lintas sektoral, meningkatkan kualitas data statistik, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengumpulan dan validasi data.
Beberapa langkah utama yang dilakukan dalam BIMA Sakti meliputi:
- Pembentukan tim koordinasi antara pemkab, BPS, dan lembaga terkait.
- Penyelenggaraan pelatihan intensif bagi aparatur desa, kecamatan, serta relawan statistik.
- Pengadaan perangkat lunak dan infrastruktur digital untuk memfasilitasi pertukaran data secara real time.
- Pelaksanaan survei lapangan terintegrasi yang mencakup bidang ekonomi, sosial, pendidikan, dan kesehatan.
- Monitoring dan evaluasi berkala untuk memastikan akurasi serta keterpaduan data.
Manfaat yang diharapkan antara lain tersedianya basis data yang lebih akurat untuk perencanaan pembangunan, peningkatan transparansi pemerintah daerah, serta mempercepat pengambilan keputusan berbasis bukti. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam proses statistik diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap data daerah.
Ke depan, Pemkab Buleleng berencana memperluas jangkauan BIMA Sakti ke seluruh desa di Kabupaten, serta mengintegrasikan data tersebut ke dalam portal Satu Data Indonesia nasional. Dengan langkah ini, Buleleng berharap menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengoptimalkan penggunaan data untuk pembangunan berkelanjutan.