Setapak Langkah – 09 Juni 2026 | Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDIP, Charles Honoris, menekankan pentingnya Badan Gizi Nasional (BGN) mengadopsi model dapur berbasis sekolah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Usulan tersebut disampaikan setelah pergantian kepemimpinan BGN yang tengah melakukan pembenahan struktural.
Program MBG, yang bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia, selama ini dijalankan melalui penyediaan makanan di kantin atau titik distribusi terpusat. Model dapur berbasis sekolah mengusung pendekatan produksi makanan secara lokal di masing‑masing sekolah, sehingga memungkinkan kontrol kualitas yang lebih ketat, pengurangan biaya logistik, serta pemberdayaan tenaga kerja lokal termasuk guru, orang tua, dan pelajar.
Charles Honoris mengusulkan beberapa langkah konkret yang dapat diambil BGN, antara lain:
- Mengintegrasikan dapur berbasis sekolah ke dalam rencana anggaran tahunan BGN.
- Menyediakan pelatihan teknis bagi staf sekolah, guru, dan tenaga dapur mengenai standar keamanan pangan dan nutrisi.
- Membangun kemitraan dengan lembaga pendidikan vokasi dan perguruan tinggi pertanian untuk riset resep lokal yang sesuai standar gizi.
- Melakukan monitoring dan evaluasi rutin berbasis indikator kualitas makanan, kepuasan penerima, dan efisiensi biaya.
Jika diterapkan, model ini diharapkan dapat meningkatkan capaian gizi anak-anak, mengurangi ketergantungan pada rantai pasokan panjang, serta menciptakan lapangan kerja di tingkat komunitas. Selain itu, kehadiran dapur di lingkungan sekolah dapat menjadi sarana edukasi praktis mengenai gizi, kebersihan, dan keterampilan memasak bagi siswa.
Pengembangan dapur berbasis sekolah masih memerlukan dukungan anggaran yang memadai serta koordinasi lintas sektor antara Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan, dan Badan Gizi Nasional. Charles Honoris menutup pernyataannya dengan harapan agar BGN dapat segera menyusun roadmap implementasi dan melibatkan semua pemangku kepentingan dalam proses transformasi program MBG.