Setapak Langkah – 17 Agustus 2026 | Setelah mengalami pemadaman luas akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada awal bulan ini, pasokan listrik utama di Pulau Flores telah kembali normal. Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyatakan bahwa seluruh upaya telah difokuskan pada pengamanan infrastruktur kritis serta pemulihan layanan secara bertahap kepada rumah tangga dan pelaku usaha.
Gempa berkekuatan 6,2 SR yang melanda NTT pada 26 Agustus menyebabkan kerusakan pada tiang‑tiang listrik, gardu induk, serta jaringan transmisi di beberapa kabupaten. Kerusakan ini mengakibatkan pemadaman total di beberapa daerah, terutama di Flores Timur, Nagekeo, dan Manggarai.
Berikut langkah‑langkah utama yang diambil PLN dalam rangka mengembalikan pasokan listrik:
- Penilaian kerusakan: Tim teknis dikerahkan ke lokasi terdampak untuk melakukan survei cepat dan mengidentifikasi titik‑titik kritis yang harus diperbaiki.
- Pengamanan jaringan: Penggunaan tim darurat untuk menstabilkan gardu induk dan memutus aliran listrik pada bagian yang berpotensi bahaya.
- Perbaikan infrastruktur: Penggantian tiang listrik yang roboh, perbaikan isolator, serta pemulihan trafo yang rusak.
- Restorasi bertahap: Mulai dari area dengan prioritas tinggi seperti fasilitas kesehatan, sekolah, dan pusat layanan publik, kemudian dilanjutkan ke wilayah pemukiman.
- Koordinasi dengan pemerintah daerah: Sinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Energi untuk memastikan distribusi bantuan listrik darurat.
Hingga kini, lebih dari 85% wilayah yang terdampak telah menerima kembali aliran listrik. Pada malam hari tanggal 31 Agustus, gardu induk utama di Kupang dan Larantuka dinyatakan beroperasi normal, menandakan pemulihan total di sebagian besar jaringan.
PLN juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan ketahanan jaringan di kawasan rawan gempa. Rencana ke depan mencakup:
- Peningkatan standar konstruksi tiang dan gardu yang tahan gempa.
- Pemasangan sistem monitoring real‑time untuk deteksi dini gangguan pada jaringan.
- Pelatihan tambahan bagi tim respons cepat dalam menangani bencana alam.
Dengan pemulihan yang terus berlanjut, diharapkan aktivitas ekonomi lokal di Flores dapat kembali normal, mengurangi dampak sosial‑ekonomi yang ditimbulkan oleh pemadaman listrik.