Setapak Langkah – 06 Mei 2026 | Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi, menilai keputusan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang mencabut video berisi pernyataan mantan Ketua MPR Amien Rais tidak logis dan berpotensi menimbulkan kegaduhan publik.
Ridho menambahkan bahwa pencabutan video dapat menimbulkan persepsi manipulasi informasi oleh pemerintah, sehingga menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
Berikut beberapa poin utama yang disampaikan oleh Partai Ummat:
- Keputusan penghapusan tidak didukung oleh dasar hukum yang jelas.
- Langkah tersebut berpotensi memicu reaksi negatif di kalangan pendukung Amien Rais dan aktivis kebebasan sipil.
- Penghapusan video dapat memicu spekulasi bahwa pemerintah ingin menutup wacana kritis terhadap kebijakan publik.
Selain Partai Ummat, beberapa organisasi masyarakat sipil juga mengkritik keputusan tersebut, menyebutnya sebagai tindakan sensor berlebihan. Namun, pihak Kominfo belum memberikan penjelasan rinci mengenai alasan teknis atau hukum di balik pencabutan video.
Situasi ini menambah ketegangan politik menjelang pemilihan umum yang akan datang, di mana isu kebebasan berpendapat dan kontrol media menjadi topik sensitif. Observers mengingatkan bahwa penegakan regulasi digital harus seimbang antara melindungi kepentingan publik dan menjaga hak konstitusional warga.