Setapak Langkah – 24 Juni 2026 | Komisi Grand Prix (GPC) resmi mengumumkan larangan penggunaan perangkat holeshot atau front ride‑height device pada ajang MotoGP mulai Grand Prix Belanda. Keputusan ini diambil setelah serangkaian evaluasi teknis dan keselamatan yang dilakukan oleh badan pengatur.
Perangkat holeshot, yang dipasang di bagian depan motor, berfungsi menurunkan ketinggian roda depan pada saat start sehingga meningkatkan akselerasi dan peluang memperoleh posisi terdepan. Meskipun memberikan keuntungan kompetitif, penggunaan alat ini dianggap dapat menciptakan ketidakseimbangan performa antar tim.
- Alasan utama larangan: menjaga kesetaraan kompetisi, mengurangi risiko kecelakaan pada start, serta menegakkan standar teknis yang konsisten.
- Tim yang terdampak: semua tim pabrikan dan tim satelit yang selama ini mengandalkan teknologi ini dalam strategi start mereka.
- Durasi kebijakan: kebijakan berlaku permanen sejak GP Belanda dan akan menjadi bagian regulasi resmi MotoGP selanjutnya.
Berikut adalah ringkasan perubahan regulasi yang akan berlaku:
| Aspek | Perubahan |
|---|---|
| Perangkat holeshot | Dilarang total pada semua kelas MotoGP |
| Pengawasan teknis | Inspeksi lebih ketat pada bagian ride‑height sebelum sesi latihan |
| Sanksi | Denda dan penalti grid bagi tim yang melanggar |
GPC menegaskan bahwa keputusan ini tidak memengaruhi pengembangan teknologi lain yang masih berada dalam batas regulasi. Tim diharapkan menyesuaikan motor mereka sesuai dengan standar baru sebelum sesi kualifikasi GP Belanda yang dijadwalkan pada akhir Juli.
Penggemar MotoGP diharapkan tetap menikmati aksi balap yang intens tanpa adanya keunggulan teknis yang tidak merata. Keputusan ini mencerminkan komitmen MotoGP dalam menjaga sportivitas dan keselamatan para pembalap.