histats

Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS‑Iran Tak Berharga dan Tak Memiliki Kredibilitas

Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS‑Iran Tak Berharga dan Tak Memiliki Kredibilitas

Setapak Langkah – 19 Juli 2026 | Mojtaba Khamenei, putra pemimpin Tertinggi Iran, mengkritik keras tanda tangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Memorandum of Understanding (MoU) yang diklaim sebagai kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran. Ia menilai dokumen tersebut tidak memiliki nilai hukum maupun kredibilitas, sekaligus menegaskan akan memberikan “pelajaran tak terlupakan” kepada Washington yang ia sebut sebagai “setan”.

Ketegangan antara kedua negara telah memuncak sejak pemerintahan Trump secara sepihak menarik diri dari Kesepakatan Nuklir Iran (JCPOA) pada 2018 dan memberlakukan serangkaian sanksi ekonomi yang menekan ekonomi Tehran. Upaya diplomatik sejak saat itu beralih pada jalur informal, termasuk laporan tentang adanya MoU yang dirancang untuk meredakan ketegangan, meski tidak pernah diumumkan secara resmi oleh pihak Amerika.

  • Tidak ada nilai hukum internasional; dokumen tersebut tidak ditandatangani oleh otoritas yang berwenang di kedua negara.
  • Isi MoU tidak selaras dengan kepentingan strategis Iran, khususnya terkait program nuklir dan kedaulatan wilayah.
  • Penandatanganan oleh Trump dianggap sebagai aksi politik semata tanpa komitmen nyata untuk melaksanakan isi kesepakatan.

Reaksi di dalam negeri Iran pun beragam. Beberapa pejabat menegaskan kembali posisi Tehran yang menolak segala bentuk tekanan eksternal, sementara pihak luar menilai pernyataan Khamenei dapat memperburuk prospek dialog. Di sisi lain, pemerintah Amerika belum memberikan komentar resmi mengenai tuduhan bahwa Trump menandatangani MoU yang tidak memiliki dasar.

Para analis menilai bahwa pernyataan keras dari Mojtaba Khamenei dapat meningkatkan risiko konfrontasi militer atau setidaknya menambah tekanan diplomatik. Jika Iran benar-benar melancarkan aksi balasan yang dianggapnya “pelajaran tak terlupakan”, hal itu dapat memicu respons militer balik dari Washington, memperpanjang siklus ketegangan yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade.

Meski demikian, sejumlah pengamat menekankan pentingnya menjaga jalur komunikasi terbuka. Tanpa adanya dialog yang konstruktif, kedua belah pihak berisiko terjerumus ke dalam spiral eskalasi yang dapat mengancam stabilitas regional dan menambah beban ekonomi bagi kedua negara.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *