histats

Menko PM Luncurkan Program 10.000 MCK untuk Pesantren di Seluruh Indonesia

Menko PM Luncurkan Program 10.000 MCK untuk Pesantren di Seluruh Indonesia

Setapak Langkah – 04 Agustus 2026 | Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar yang lebih dikenal dengan sebutan Cak Imin, resmi meluncurkan program ambisius bernama “10.000 MCK untuk Pesantren”. Program ini ditujukan untuk membangun atau merenovasi fasilitas Mandi, Cuci, dan Kering (MCK) di lebih dari sepuluh ribu pesantren di seluruh Indonesia.

Tujuan utama inisiatif tersebut adalah meningkatkan standar kebersihan dan kesehatan santri, serta menurunkan risiko penyebaran penyakit menular yang seringkali dipicu oleh kondisi sanitasi yang kurang memadai. Dengan fasilitas MCK yang memadai, diharapkan kualitas belajar dan hidup santri dapat meningkat secara signifikan.

  • Target: 10.000 unit MCK selesai dalam tiga tahun ke depan.
  • Anggaran: diperkirakan mencapai Rp 1,5 triliun, dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta kontribusi swasta.
  • Pelaksana: Kementerian Pemberdayaan Masyarakat bekerjasama dengan Kementerian Agama, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
  • Prioritas wilayah: Provinsi dengan konsentrasi pesantren tinggi seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatera Utara menjadi fokus awal.
  • Manfaat: meningkatkan akses sanitasi, menurunkan angka diare dan infeksi saluran kemih, serta memperkuat lingkungan belajar yang layak.

Dalam sambutannya, Cak Imin menekankan pentingnya peran pesantren sebagai pusat pendidikan agama dan sosial, serta menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengabaikan kebutuhan dasar santri. Ia juga mengajak lembaga zakat, yayasan, dan perusahaan untuk berpartisipasi dalam pendanaan serta pelaksanaan proyek.

Beberapa pesantren terpilih sebagai pilot project telah menyampaikan apresiasi mereka. Kepala Pesantren Al-Hikmah, KH. Ahmad Fauzi, menyatakan, “Dengan adanya MCK yang layak, kami dapat memastikan kebersihan santri setiap hari, yang pada gilirannya meningkatkan konsentrasi belajar mereka.”

Program ini diharapkan menjadi model bagi pembangunan fasilitas sanitasi di institusi pendidikan lain, termasuk sekolah negeri dan swasta. Pemerintah menargetkan bahwa setelah fase pertama selesai, angka partisipasi pesantren yang memiliki MCK akan naik dari sekitar 30% menjadi lebih dari 80%.

Implementasi program akan dimonitor melalui sistem pelaporan digital yang terintegrasi dengan aplikasi “Sistem Informasi Sanitasi Pesantren”. Data real‑time akan membantu evaluasi kemajuan, identifikasi hambatan, serta penyesuaian strategi secara cepat.

Dengan langkah ini, pemerintah menegaskan komitmennya dalam memperbaiki kualitas hidup santri sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya pada indikator sanitasi bersih dan kesehatan.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *