Setapak Langkah – 25 Agustus 2026 | Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Barat pada hari Senin, 23 Agustus 2026 untuk menilai kedisiplinan pengelolaan anggaran serta pelaksanaan program strategis yang menjadi prioritas pemerintah daerah.
Dalam agenda tersebut, Purbaya bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, serta pejabat tinggi dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dan Dinas Perencanaan Pembangunan. Fokus utama pertemuan membahas hasil audit keuangan tahun anggaran 2025, kepatuhan terhadap peraturan pengadaan, serta upaya peningkatan transparansi belanja publik.
Beberapa poin penting yang disorot antara lain:
- Pengendalian defisit anggaran: Pemerintah provinsi diminta menurunkan rasio defisit di bawah 2,5 % dari Produk Domestik Bruto (PDB) sesuai target pemerintah pusat.
- Optimalisasi belanja investasi: Penekanan pada infrastruktur transportasi, energi terbarukan, dan layanan publik digital untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca‑pandemi.
- Penguatan akuntabilitas program sosial: Evaluasi pelaksanaan program bantuan sosial, kesehatan, dan pendidikan agar tepat sasaran dan terukur.
- Penggunaan teknologi informasi: Implementasi sistem e‑procurement dan e‑budgeting guna mengurangi risiko korupsi dan meningkatkan efisiensi proses belanja.
Purbaya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menegakkan prinsip fiskal yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa disiplin anggaran bukan hanya soal kepatuhan administratif, melainkan juga kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.
Setelah rapat, Menteri Keuangan berkeliling ke beberapa lokasi proyek infrastruktur strategis, termasuk pembangunan jalan tol sekunder dan fasilitas pengolahan air bersih, untuk menilai progres lapangan dan memastikan alokasi anggaran berjalan sesuai rencana.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi pemerintah provinsi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan, sekaligus memperkuat implementasi program strategis yang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.