Setapak Langkah – 24 Agustus 2026 | UNESCO telah mengakui ekosistem kreatif di Kota Malang sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi inovasi dan budaya kreatif yang kuat. Pengakuan ini diberikan melalui program Menekraf (Menteri Ekonomi Kreatif) dan menandai langkah penting bagi pengembangan ekonomi kreatif di wilayah Jawa Timur.
Program Menekraf sendiri diluncurkan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif untuk memperkuat jaringan kreator, pengrajin, dan pelaku usaha kreatif melalui pendampingan, pelatihan, serta komersialisasi produk. Kota Malang terpilih sebagai contoh sukses setelah menunjukkan pertumbuhan sektor kreatif yang signifikan selama beberapa tahun terakhir.
Menteri Ekonomi Kreatif meninjau sejumlah agenda Festival Mbois 11, yang menjadi ajang bergengsi menampilkan karya seni, kerajinan, musik, dan kuliner lokal. Dalam sambutannya, Menteri menyatakan, “Pengakuan UNESCO merupakan bukti bahwa kreativitas masyarakat Malang telah mencapai standar internasional. Pemerintah akan terus mendukung pelaku kreatif agar dapat bersaing di pasar global.”
Pengakuan tersebut diproyeksikan memberikan dampak luas, antara lain:
- Peningkatan investasi baik dari pemerintah maupun swasta untuk infrastruktur kreatif.
- Peluang ekspor produk kreatif ke pasar internasional.
- Peningkatan lapangan kerja bagi generasi muda yang berkecimpung dalam bidang seni, desain, dan teknologi.
- Penguatan jaringan kolaborasi antara universitas, lembaga riset, dan industri kreatif.
Komunitas kreatif Malang menyambut baik pengakuan ini. Seniman lokal, pengrajin batik, serta desainer fashion mengaku termotivasi untuk meningkatkan kualitas produk mereka. Salah satu pengrajin batik, Ibu Siti, menuturkan, “Sekarang kami lebih berani berekspansi karena ada dukungan dan standar yang diakui dunia.”
Ke depan, pemerintah kota bersama Kementerian Ekonomi Kreatif merencanakan beberapa langkah strategis, termasuk pembangunan pusat inkubasi kreatif, penyediaan beasiswa bagi pelaku usaha mikro, serta promosi intensif melalui pameran internasional. Diharapkan, Malang tidak hanya menjadi contoh sukses di dalam negeri, tetapi juga menjadi destinasi utama bagi wisata kreatif regional.