Setapak Langkah – 10 Agustus 2026 | Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas subsektor dalam mengembangkan nilai tambah ekonomi kreatif (ekraf). Salah satu contoh terbaru yang diangkatnya adalah sinergi antara industri kuliner dan penerbitan, yang membuka peluang baru bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menciptakan produk bernilai tinggi.
Kolaborasi ini berfokus pada pembuatan buku resep, majalah kuliner, dan konten digital yang tidak hanya menampilkan resep, tetapi juga cerita di balik produk, budaya makanan, dan strategi pemasaran. Dengan menggabungkan keahlian chef, penulis, desainer, dan pakar pemasaran, produk akhir menjadi lebih menarik bagi konsumen dan meningkatkan daya saing di pasar domestik maupun internasional.
- Pengembangan konten: Resep disertai foto profesional, ilustrasi, serta narasi sejarah makanan.
- Pembiayaan bersama: Badan Ekonomi Kreatif menyediakan hibah dan fasilitas kredit bagi pelaku usaha yang ingin terjun ke proyek kolaboratif.
- Pemasaran terintegrasi: Produk dipasarkan melalui platform online, toko buku, serta event kuliner nasional.
- Peningkatan kompetensi: Pelatihan menulis, fotografi makanan, dan desain grafis diberikan secara gratis kepada pelaku UMKM.
Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan nilai tambah sebesar 20‑30 % bagi produk kuliner yang sebelumnya hanya dijual dalam bentuk fisik. Selain meningkatkan pendapatan, kolaborasi ini juga memperkuat identitas budaya lokal melalui dokumentasi kuliner yang terstandarisasi.
Keberhasilan proyek percontohan di beberapa kota besar menunjukkan potensi replikasi yang luas. Menurut data Badan Ekonomi Kreatif, lebih dari 150 usaha kuliner dan 40 penerbit telah bergabung dalam jaringan kolaboratif ini, menghasilkan lebih dari 200 judul buku dan majalah dalam setahun terakhir.
Dengan dukungan kebijakan yang terus mengedepankan inovasi lintas sektor, Menekraf berkomitmen untuk memperluas jaringan kolaborasi ini ke wilayah pedesaan, sehingga lebih banyak komunitas dapat merasakan manfaat ekonomi kreatif yang berkelanjutan.