Setapak Langkah – 28 Juni 2026 | JAKARTA – Kompetisi Generasi Z Berbakti 2026 kembali digelar dengan format penjurian yang lebih interaktif. Tahun ini, delapan finalis yang berhasil melewati babak seleksi awal harus meyakinkan panelis dalam sesi presentasi final untuk mendapatkan kesempatan mengimplementasikan program pengabdian di desa wisata terpilih.
Setiap tim terdiri dari pemuda berusia 18‑25 tahun yang telah merancang proyek berbasis pariwisata berkelanjutan, mulai dari revitalisasi budaya lokal, pengembangan ekowisata, hingga pemasaran produk kreatif. Pada tahap final, mereka diberikan waktu tiga menit untuk memaparkan ide, dilanjutkan dengan sesi tanya‑jawab selama lima menit.
Panelis, yang terdiri dari perwakilan pemerintah daerah, pakar pariwisata, dan praktisi UMKM, menilai presentasi berdasarkan empat kriteria utama:
- Inovasi: Keunikan konsep dan solusi kreatif yang ditawarkan.
- Keberlanjutan: Dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan ekonomi desa.
- Keterlibatan Masyarakat: Tingkat partisipasi dan penerimaan warga lokal.
- Realisme Implementasi: Kelengkapan rencana aksi, anggaran, dan timeline.
Selama sesi, para finalis tidak hanya bersaing, melainkan juga saling berbagi insight tentang tantangan di lapangan. Beberapa tim menyoroti pentingnya pelatihan digital bagi pengrajin lokal, sementara tim lain menekankan perlunya pengelolaan sampah yang terintegrasi dalam objek wisata.
Keputusan panelis akan diumumkan pada akhir acara, dan tim pemenang akan mendapatkan pendanaan serta dukungan teknis untuk mewujudkan program mereka di desa wisata pilihan. Penyelenggara berharap kompetisi ini dapat menjadi katalisator bagi generasi muda untuk berkontribusi secara nyata dalam pengembangan pariwisata berbasis komunitas.