Setapak Langkah – 21 Juni 2026 | Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Luhut Binsar Pandjaitan, menyambut positif rencana pemerintah untuk mengimplementasikan program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) multiyears. Program ini dirancang sebagai upaya jangka panjang dalam pembinaan atlet, menggantikan skema pelatihan satu tahun yang dianggap kurang optimal.
Luhut menekankan bahwa konsistensi dalam pembinaan, fasilitas yang terintegrasi, serta dukungan teknis berkelanjutan menjadi kunci utama untuk meningkatkan prestasi Indonesia di arena internasional. Menurutnya, Pelatnas multiyears akan memungkinkan atlet mendapatkan program latihan yang terstruktur selama beberapa tahun, sehingga proses pengembangan dapat disesuaikan dengan fase-fase pertumbuhan fisik dan mental mereka.
- Stabilitas dana dan sumber daya selama periode 3–5 tahun.
- Pengembangan pelatih dan tenaga medis yang berkelanjutan.
- Penyediaan fasilitas latihan berstandar internasional.
- Monitoring performa atlet secara periodik.
- Penyesuaian program latihan berdasarkan hasil kompetisi.
Pemerintah berencana mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung Pelatnas multiyears, mencakup biaya operasional, beasiswa atlet, serta investasi infrastruktur. Luhut menambahkan bahwa kerja sama antara Kementerian Pemuda dan Olahraga, PB PASI, serta federasi internasional akan menjadi fondasi kuat dalam pelaksanaan program.
Dalam jangka panjang, diharapkan adanya peningkatan jumlah atlet yang mampu bersaing di level Asian Games, World Championships, bahkan Olimpiade. Luhut menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kebijakan temporer, melainkan komitmen negara untuk menumbuhkan budaya sport excellence yang berkelanjutan.
Implementasi Pelatnas multiyears diproyeksikan mulai tahun depan, dengan fase persiapan awal meliputi seleksi atlet, penataan pelatih, dan penyesuaian kurikulum latihan. Luhut mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi, agar visi Indonesia sebagai negara berprestasi di bidang atletik dapat terwujud secara konsisten.