Setapak Langkah – 09 Juni 2026 | Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menekankan bahwa nilai utama Lembaga Kantor Berita Nasional (ANTARA) terletak pada jaringan wartawannya yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, bukan pada properti fisik seperti gedung atau peralatan.
Komisi VII, yang membawahi bidang komunikasi dan informatika, mengingatkan pentingnya dukungan regulasi dan anggaran bagi lembaga publik agar dapat mempertahankan dan mengembangkan jaringan tersebut. Tanpa jaringan wartawan yang kuat, fungsi utama ANTARA sebagai sumber berita resmi negara akan terancam.
| Jenis Aset | Estimasi Nilai |
|---|---|
| Gedung dan properti | Rp 500 miliar |
| Peralatan dan teknologi | Rp 300 miliar |
| Jaringan wartawan (lebih dari 1.200 reporter) | Rp 1,2 triliun (nilai tak terukur) |
Evita menutup pernyataannya dengan harapan bahwa kebijakan anggaran ke depan akan lebih memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia dan teknologi pendukung, sehingga ANTARA dapat terus berperan sebagai penyambung lidah rakyat dengan pemerintah.