Setapak Langkah – 11 Juni 2026 | Direktur Eksekutif Nasional (DEN) memberikan klarifikasi terkait rumor munculnya program bantuan sosial (Bansos) senilai Rp5,4 juta. Menurut pernyataan resmi, angka tersebut bukan merupakan program baru yang diluncurkan pemerintah.
DEN menegaskan fokus utama pemerintah saat ini berada pada upaya integrasi data kependudukan dan digitalisasi mekanisme penyaluran bantuan. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan akurasi, mengurangi duplikasi, serta mempercepat distribusi bantuan kepada penerima yang tepat.
Beberapa poin penting yang disampaikan:
- Rp5,4 juta merupakan nilai total bantuan yang telah dialokasikan dalam program yang sudah ada, bukan paket baru.
- Inisiatif integrasi data melibatkan sinergi antara Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik, serta lembaga keuangan digital.
- Digitalisasi penyaluran mencakup penggunaan platform daring, aplikasi mobile, dan kartu elektronik untuk meminimalisir intervensi manual.
- Pemerintah berkomitmen memperkuat keamanan data dan transparansi melalui audit rutin.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan bantuan sosial dapat menjangkau lebih banyak masyarakat secara tepat sasaran, sekaligus mengurangi potensi penyalahgunaan anggaran.