Setapak Langkah – 28 Maret 2026 | Adhisty Zara, mantan anggota JKT48 yang kini meniti karier akting, kembali menjadi sorotan publik setelah mengumumkan pengunduran dirinya dari sinetron Beri Cinta Waktu. Peran sebagai Adila Syafitri—karakter yang memicu emosi penonton hingga tangis—menjadi titik balik penting dalam perjalanan kariernya. Artikel ini menyajikan profil lengkap, biodata, serta rangkaian peristiwa yang melibatkan Zara, mulai dari debut akting hingga keputusan berat karena kondisi kesehatan.
Profil Singkat dan Biodata Adhisty Zara
Lahir pada 21 November 2003 di Depok, Jawa Barat, Adhisty Zara mengawali kariernya di dunia hiburan sebagai anggota grup idola JKT48. Setelah keluar dari grup pada tahun 2022, ia beralih ke dunia akting dan menyandang nama Zara di media sosial, dengan akun Instagram @zaraadhsty yang menampilkan ribuan pengikut. Zara dikenal memiliki tinggi badan sekitar 165 cm, berkulit sawo matang, serta kemampuan menari dan bernyanyi yang terasah sejak masa JKT48.
Peran Adila Syafitri di “Beri Cinta Waktu”
Pada awal 2026, Zara mendapatkan peran utama sebagai Adila Syafitri dalam sinetron Beri Cinta Waktu. Karakter Adila digambarkan sebagai sosok lembut namun kuat, yang akhirnya harus menghadapi nasib tragis dalam episode terakhir. Penampilan Zara dalam adegan kematian Adila mendapatkan pujian luas karena totalitas aktingnya, meski proses pengambilan gambar diwarnai tawa dan canda di antara para pemain.
Di balik layar, Zara dan rekan co‑star Yesaya Abraham terlihat akrab, sering bercanda, menciptakan suasana syuting yang ringan meski cerita di layar penuh duka. Menurut saksi mata, adegan kematian Adila diulang beberapa kali untuk memastikan kualitas emosional, namun para pemain tetap menjaga keceriaan untuk menjaga stamina mental.
Alasan Kesehatan dan Pengunduran Diri
Pada 26 Maret 2026, melalui Instagram Story, Zara mengumumkan keputusan mundur dari sinetron tersebut. Ia menyampaikan bahwa kondisi kesehatannya yang menurun membuatnya tidak mampu menjalani proses syuting secara optimal. Zara menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi fokus pada pemulihan diri, serta demi menghormati jalannya cerita sinetron.
“Setelah banyak pertimbangan, saya memutuskan untuk pamit dari Beri Cinta Waktu dan kembali fokus pada kesehatan,” tulis Zara dalam unggahan tersebut. Ia juga meminta maaf kepada penonton dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh cast, crew, serta para penggemar yang selalu mendukung.
Reaksi Cast dan Penggemar
Pengumuman Zara memicu gelombang dukungan dan doa dari para rekan set. Yesaya Abraham, Dinda Annisa, Frislly Herlind, serta Mona Ratuliu menyampaikan pesan perpisahan yang sarat doa agar Zara cepat pulih. Beberapa di antaranya menuliskan, “Adila adalah nyawa dari Beri Cinta Waktu, semoga Zara segera kembali sehat dan kuat.”
Penggemar pun tak tinggal diam. Di media sosial, banyak yang mengungkapkan rasa kehilangan sekaligus harapan agar Zara mendapatkan kesembuhan total. Tagar #DoaUntukZara menjadi trending pada hari itu.
Pengganti Peran Adila
Setelah keputusan Zara, tim produksi segera mencari pengganti untuk menyelesaikan alur cerita. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, rumor menyebutkan bahwa aktris muda berbakat akan mengambil alih peran Adila di episode-episode selanjutnya, dengan penyesuaian alur agar tetap konsisten.
Dampak pada Karier Zara
Keputusan mundur ini menjadi titik refleksi bagi Zara untuk menata kembali prioritas hidupnya. Sebelumnya, ia pernah tampil dalam film Bertaut Rindu dan beberapa iklan, menunjukkan keberagaman portofolio di dunia hiburan. Keberanian mengakui keterbatasan kesehatan dan mengutamakan pemulihan menunjukkan profesionalisme yang tinggi, sekaligus menjadi contoh bagi artis lain.
Meski harus meninggalkan peran ikonik Adila, Zara tetap berkomitmen untuk kembali ke dunia akting setelah pulih. Ia menutup pernyataannya dengan harapan, “Doakan aku agar kuat dan bisa kembali dengan versi terbaik diriku.”
Dengan totalitas akting yang sudah terbukti, serta dukungan luas dari rekan kerja dan penggemar, masa depan Adhisty Zara masih penuh peluang. Penggemar dapat menantikan karya baru dari sang aktris setelah ia kembali dalam kondisi prima.