Setapak Langkah – 02 Juli 2026 | PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat bahwa layanan Kereta Petani Pedagang (KPP) pada lintasan Rangkasbitung‑Merak berhasil melayani 26.074 penumpang selama semester pertama tahun 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menandakan tingginya kebutuhan transportasi lokal di wilayah Banten.
Kereta KPP, yang dirancang khusus untuk memfasilitasi petani, pedagang, dan penumpang harian, beroperasi dengan jadwal harian yang fleksibel. Layanan ini menghubungkan pelabuhan Merak, pintu gerbang utama ke Pulau Sumatra, dengan kawasan pertanian di sekitar Rangkasbitung, sehingga memperlancar distribusi hasil pertanian dan mobilitas pekerja.
Berikut rangkuman data kunci layanan selama enam bulan pertama 2026:
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Jarak lintasan | ≈ 60 km |
| Frekuensi harian | 8 kali perjalanan |
| Total penumpang | 26.074 orang |
| Pertumbuhan YoY | +12,5 % |
Para pengguna menilai layanan KPP sebagai solusi yang “dekat dengan kebutuhan” karena tarifnya yang terjangkau dan jadwal yang konsisten. Selain itu, keberadaan kereta ini membantu mengurangi kemacetan di jalur darat serta menurunkan emisi karbon akibat transportasi berbasis jalan.
Pihak PT Kereta Api Indonesia berencana menambah jumlah gerbong pada armada KPP serta memperluas jam operasional pada kuartal berikutnya. Langkah tersebut diharapkan dapat menampung lebih banyak penumpang dan memperkuat peran transportasi kereta api dalam mendukung perekonomian daerah.